Breaking News:

Viral Video Pasien BPJS Meninggal Tak Dapat Ruangan, Keluarga Menjerit: Ternyata di Kuburan

M Rezky Mediansori merupakan pasien demam berdarah yang meninggal dunia di depan ruangan perawatan.

Editor: Aminudin
Dok. Facebook Agus Rahman Suhada
Viral pasien BPJS di RS Abdul Moeloek Lampung meninggal di selasar rumah sakit, diduga ditelantarkan. 

Minggu sore, kata Pad Dilangga, pasien MR masih sakit berat dan gelisah, sehingga terapi dilanjutkan.
Pada Senin (10/2/20202), pasien MR dialihkan untuk dirawat di ruang Bougenville sekitar pukul 3.00 dini hari.

“Dokter Riki sudah mengedukasi keluarga pasien kondisi pasien sangat serius dan akan dipindahkan ke ruangan rawat khusus penyakit dalam,” kata Pad Dilangga.

Lalu pada Senin, pukul 16.00 WIB, pasien MR ditransfer ke ruang Nuri dengan oksigen terpasang dan didampingi dua petugas. Di depan ruang Nuri, kata Pad Dilangga, pasien MR mendadak kejang dan perawat yang sudah menunggu langsung memberikan tindakan medis.

“Namun, keluarga pasien marah, memukul petugas kami dan mencabut selang oksigen yang masih terpasang,” kata Pad Dilangga.

Akibatnya, proses penanganan kegawatdaruratan terganggu. “Pasien dinyatakan meninggal dan dibawa ke rumah duka menggunakan mobil jenazah RSAM,” kata Pad Dilangga.

Keluarga Histeris

Keluarga pasien BPJS Kesehatan histeris melihat kondisi M Rezky Mediansori.

Peristiwa itu viral setelah sebuah video amatir diunggah akun Facebook Agus Rahmat Suhada di @TVTIADATARA pada Senin (10/2/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.

Dalam video itu disebutkan, peristiwa itu terjadi di selasar RS Abdul Moeloek (RSAM) Lampung.

Keluarga pasien tidak terima anggota keluarganya meninggal dunia karena ditelantarkan dan tidak mendapat ruangan di rumah sakit itu.

Di awal video, terdengar suara perempuan menangis sambil menjerit.

“Ya Allah, Ya Robi, La illaha ilallah, muhammadarrosulullah,” teriak histeris wanita dalam video tersebut.

Halaman
123
Tags
BPJS
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved