Posting Tangkapan Sabu, BC Batam Malah Banjir Keluhan Pengiriman Barang Lambat Efek PMK 199

Persoalan PMK 199 Tahun 2019 masih menjadi polemik di Batam. Persoalan baru muncul yakni pengiriman barang dari Batam lambat.

Posting Tangkapan Sabu, BC Batam Malah Banjir Keluhan Pengiriman Barang Lambat Efek PMK 199
instagram/bcbatam
Bea Cukai Batam menggagalkan penyelundupan sabu dalam tas 

BATAM.TRIBUNBATAM.id - Persoalan PMK 199 Tahun 2019 masih menjadi polemik di Batam.

Persoalan baru muncul yakni pengiriman barang dari Batam lambat.

Belum terkirimnya barang ini sontak membuat pedagang online di Batam menjerit.

Terbaru, BC Batam memposting keberhasilan menangkap dua bungkus sabu.

Hari Rabu (12/02), Bea Cukai Batam berhasil mengamankan 2 (dua) bungkus plastik bening berisi Methamphetamine dengan modus disembunyikan di dalam tas seberat brutto 205,1 (dua ratus lima koma satu) gram di Tempat Penimbunan Sementara (TPS) Pukadara Pranaperkasa.

Pada pukul 11.50 WIB, Kejadian ini dimulai atas kecurigaan petugas Bea Cukai terhadap 1 (satu) karung barang kiriman (berisi beberapa paket) berdasarkan hasil citra X-ray dengan tujuan Jakarta Selatan.

Kemudian dilakukan pemeriksaan atas karung tersebut dan kedapatan sebuah paket tersebut berisi tas yang didalamnya terdapat 2 (dua) bungkus plastik berisi butiran kristal diduga methamphetamine.

Selain itu, petugas Bea Cukai juga mengamankan bukti berupa 1 (satu) buah CN/Resi no 150220002758320, Pengirim a.n SHINTA, Penerima a.n DIANA. Pihak Pengirim dan Penerima barang yg tertera dalam resi barang kiriman tidak bisa dikonfirmasi, mengingat nomor telepon dan alamat yg tertera dalam resi tersebut tidak bisa dihubungi.

Selanjutnya barang tersebut dibawa ke Kantor Bea Cukai Batam untuk pemeriksaan lebih lanjut. Terhadap barang bukti selanjutnya diserahkan Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau untuk proses penanganan lebih lanjut.

Postingan BC Batam sontak menuai reaksi.

Namun bukan masalah sabu, reaksi yang bermunculan malah mengenai keluhan barang yang menumpuk.

Rata-rata mereka mengeluhkan barang kiriman yang tertahan, meski sudah membayar pajak.

Beikut beberapa keluhan yang disampaikan ke akun instagram bc batam.

Halaman
123
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved