BATAM TERKINI

Di-PHK Sepihak, 27 Karyawan RS Camatha Sahidya Batam dan Manajemen Akhirnya Damai

27 karyawan-karyawati Rumah Sakit (RS) Camatha Sahidya Batam akhirnya berdamai dengan manajemen, setelah mengalami PHK

Di-PHK Sepihak, 27 Karyawan RS Camatha Sahidya Batam dan Manajemen Akhirnya Damai
TRIBUNBATAM.ID/DOK ALI AMRAN
Damai - Suasana perundingan dan perdamaian antara 27 karyawan/ti RS Camatha Sahidya Batam dengan manajemen, Selasa (3/3/2020) sore. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Setelah sempat menggelar aksi demonstrasi, akhirnya 27 karyawan-karyawati Rumah Sakit (RS) Camatha Sahidya Batam dengan manajemen berdamai.

Menurut Komisaris PT Camatha Sahidya Hanter melalui kuasa hukum Ali Amran SH, perdamaian kedua belah pihak terjadi pada Selasa (3/3/2020) kemarin.

"Alhamdulillah sudah berdamai. Jadi klien kami sebagai pihak pertama dan 27 karyawan-karyawati itu sebagai pihak kedua sepakat melakukan perdamaian. Dan pihak klien kami, bersedia menyanggupi hak-hak karyawan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," katanya kepada wartawan, Rabu (4/3/2020) sore.

Acuan pembayaran hak-hak 27 karyawan itu berdasarkan Pasal 156 Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Ali menambahkan, atas inisiatif perusahaan ada tambahan 1,6 bulan upah masing-masing pegawai.




"Jadi klien kami cukup koperatif. Hanya miskomunikasi saja kemaren itu. Tapi ya sudah, artinya perdamaian adalah sebuah langkah bijak dalam sesuatu perseteruan. Baik fisik maupun perasaan," ujar Ali.

Total yang dikeluarkan perusahaan untuk hak 27 karyawan itu adalah Rp 1,6 miliar. Dengan rincian terbesar atas nama Sri Julianta Rp 103 juta, dan terkecil Rp 27 jutaan.

Tatido Cafe Batam Suguhkan Kopi Nusantara dan Mancanegara Bagi Para Pecinta Kopi 


"Jadi, baik pihak klien kami maupun 27 karyawan/ti sudah membubuhkan tanda tangan," katanya seraya menunjukkan surat perdamaian 27 karyawan-karyawati.

Seperti diketahui, 27 karyawan-karyawati itu terdiri dari profesi bidan, perawat, dan pegawai jenis pekerjaan lainnya. Pada Senin (10/2/2020) sempat melakukan aksi demonstrasi di Pemko dan DPRD Batam. Mereka mengadukan nasib karena merasa di-PHK sepihak. Perundingan sempat alot. Akhirnya berujung pada perdamaian Selasa kemaren.

(Tribunbatam.id/leo halawa)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved