HEADLINE TRIBUN BATAM
Soal Corona, Jokowi Telepon Rudi
Presiden Jokowi menelepon Walikota Batam, HM Rudi terkait ancaman virus corona dan menyampaikan pesan berikut ini.
"Mungkin sebentar lagi habis. Ada 83 pasien. Mereka dipantau oleh RS Embung Fatimah," tambah Rudi.
Selain anggaran, Pemko Batam juga kekurangan sumber daya manusia yang khusus menangani virus Corona.
Tenaga medis yang ada hanyalah spesialis penyakit paru-paru dan penyakit dalam.
“Tenaga medis yang khusus virus Corona, ya begitulah (kekurangan_red)," kata Wali Kota Batam itu.
Sejak virus Corona mulai mewabah, Batam mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat.
Pemerintah misalnya memulangkan 243 warga negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China ke tanah air melalui Batam, Minggu (2/2/2020) pagi.
Mereka kemudian diobservasi selama 14 hari di Natuna sebelum dikembalikan ke rumah masing-masing.
Setelah masa obervasi berakhir, pemerintah kembali menaruh perhatiannya ke Batam. Hal ini ditunjukkan dengan membangun RS Khusus Covid-19 di bekas Camp Vietnam, Galang, Batam.
Tidak hanya sekadar wacana, Jokowi serius memilih Batam sebagai lokasi pembangunan RS Khusus Covid-19. Bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, Jokowi mengumumkan rencana besar pemerintah tersebut di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3) sore.
Keesokan harinya, Rabu (4/3) pagi, Jokowi langsung menginstruksikan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Menteri PUPR untuk meninjau lokasi pembangunan RS Khusus tersebut.
Proses pembangunan RS Khusus langsung dimulai pada Sabtu (7/3) pagi. Tiga hari kemudian, Minggu (8/3) pagi, Panglima TNI, Kapolri Jenderal Idham Azis dan Menteri PUPR bertemu dengan masyarakat Galang. Mereka juga meninjau perkembangan pembangunan RS Khusus tersebut.
Menteri PUPR sendiri datang lagi untuk memantapkan pengerjaan fisik pembangunan RS, Senin (9/3) pagi. Dia memastikan RS yang menampung 1.000 tempat tidur dan 50 ruang isolasi itu sudah selesai dikerjakan selama satu bulan.
Material konstruksi RS yang dibangun dengan sistem block modular prefabriksi itu dikerjakan di Jakarta selama 1,5 pekan. Material tersebut sudah didatangkan ke Batam dengan menggunakan pesawat Hercules A-1333 milik TNI AU dari Skuadron 32 Udara Malang, Kamis (12/3) siang. (leo/bob)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/headline-13-maret-2020.jpg)