VIRUS CORONA DI INGGRIS

Kondisi PM Inggris Boris Johnson Memburuk Setelah Terinfeksi Virus Corona, Kini Dirawat Intensif

"Pada siang ini, kondisi Perdana Menteri makin memburuk. Jadi atas saran tim medis, dia dipindahkan unit perawatan intensif," ujar kantor PM Inggris

INSTAGRAM/10downingstreet
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mencuci tangan sebagai kampanye mencegah penyebaran virus corona di Inggris 

TRIBUNBATAM.id, LONDON - Kondisi Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris Johnson memburuk setelah terinfeksi virus corona.

Akibatnya, PM INggris Boris Johnson dirujuk ke rumah St Thomas untuk menjalani perawatan intensif.

Boris Johnson dipindahkan ke Rumah Sakit St Thomas Minggu (5/4/2020) petang waktu setempat karena masih mengalami gejala virus corona, seperti masih menderita demam.

Arema FC Hapus Kewajiban Kirim Video Latihan Mandiri Saat Karantina Karena Covid-19, Ini Sebabnya

VIDEO Unboxing Smartphone Baru Xiaomi Redmi 8A Pro, Dibekali 2 Kamera di Belakang

Balapan yang Paling Dikenang Valentino Rossi adalah MotoGP 2008 vs Casey Stoner: Dia Sangat Cepat

Dikutip dari kompas.com, melansir Sky News Senin (6/4/2020), Boris Johnson dilarikan ke rumah sakit 10 hari sejak dia mengumumkan terinfeksi Covid-19.

Menurut keterangan kantor PM Inggris, Johnson awalnya dijadwalkan menjalani tes.

Tetapi, dia kemudian segera dipindahkan ke ruang perawatan intensif.

"Pada siang ini, kondisi Perdana Menteri makin memburuk. Jadi atas saran tim medis, dia dipindahkan unit perawatan intensif," ujar kantor pemerintah Inggris di Downing Street 10.

Dikutip AFP, agar pemerintahan tetap berjalan, Johnson dilaporkan sudah menunjuk Menteri Luar Negeri Dominic Raab sebagai wakilnya.

Kondisi Johnson harus dipantau secara serius setelah dia diyakini mengalami masalah dalam pernapasan, sehingga harus dipasangi oksigen.

Dia dilaporkan tetap sadar dan tidak mendapat bantuan ventilator.

Halaman
123
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved