Breaking News:

Viral Cerita Napi, Harus Rogoh Kocek Rp 10 Juta untuk Bebas Lewat Program Asimilasi

Diduga, oknum petugas rumah tahanan atau lembaga pemasyarakatan di Lampung melakukan pungutan liar terhadap sejumlah warga binaan.

Dok Rutan Kelas I Bandar Lampung
Warga binaan Rutan Kelas I Bandar Lampung dibebaskan melalui program asimilasi, Jumat (3/4/2020). Diduga, program Kemenkumham ini dimanfaatkan sejumlah oknum petugas untuk melakukan pungli. 

TRIBUNBATAM.id, BANDAR LAMPUNG - Sejumlah oknum di Lembaga pemasyarakatan di Lampung dituding mengambil keuntungan dengan Program asimilasi yang diberikan pemerintah.

Ia meminta bayaran Rp 10 juta untuk menebus agar keluar penjara dalam program asimilasi.

Program asimilasi Kemenkumham dimanfaatkan sejumlah oknum untuk meraih keuntungan.

Kakanwil Kemenkumham Lampung Nofli menegaskan bahwa program asimilasi tidak dipungut biaya alias gratis.

"Memang gratis, tidak dipungut biaya," kata Nofli.

Disinggung apakah ada laporan masuk juga terkait pungli ini, Nofli memastikan belum ada.

"Sudah saya sampaikan jangan mengambil keuntungan di sini. Bebaskan saja (narapidana) ini. Kalau ketahuan (pungli), jelas kami sanksi tegas," bebernya.

Kapolres Tanjungpinang: Kami tak Segan-segan Lagi, Janji Tindak Tegas Pelanggar Maklumat Kapolri

Dukungan Moral 40 Kru KM Kelud Dibawa ke RS Khusus Covid-19 di Pulau Galang, Tetap Semangat Bro

Soerang Pria Tenggelam Saat Sedang Cari Biawak di Sungai, Pencarian Korban Dilanjutkan Esok Hari

Beberapa narapidana terpaksa membayar sejumlah uang mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 10 juta agar bisa dibebaskan melalui program asimilasi.

Diduga, oknum petugas rumah tahanan atau lembaga pemasyarakatan di Lampung melakukan pungutan liar terhadap sejumlah warga binaan.

 

"Iya kemarin waktu ikut program asimilasi bayar Rp 10 juta. Ya mau gimana lagi, saya pengen keluar," kata pria yang tersandung perkara narkoba ini, Minggu (12/4/2020).

Halaman
1234
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved