Kerja dari Rumah Sebabkan Masalah Mental? Survei: Jam Bekerja dan Kehidupan Pribadi Menjadi Kabur
Namun, sebuah studi mengungkapkan bahwa sebagian masyarakat yang menjalani WFH justru mengalami gangguan ringan kesehatan mental
TRIBUNBATAM.id - Sebagian besar masyarakat kini sedang menjalani pembatasan fisik (physical distancing), karena dampak pandemi Covid-19.
Sebagian pekerja pun terpaksa melakukan aktivitas pekerjaannya dari rumah atau work from home.
Banyak dari kita yang mungkin berpikir WFH tak begitu buruk.
• Bukan Soal Skill, Tapi Masalah Mental dan Fisik yang Ingin Dibenahi Pelatih Shin Tae-yong di Timnas
• Biasa Diderita Manula, Apa Itu Demensia yang Diawali Gangguan Mental?
Misalnya, karena kita tak perlu menempuh macet dan perjalanan jauh menuju kantor, hingga bisa bekerja nyaman dari rumah.
Namun, sebuah studi mengungkapkan bahwa sebagian masyarakat yang menjalani WFH justru mengalami gangguan ringan kesehatan mental.
Dilansir dari Fox, studi dilakukan oleh para peneliti dari Keio University di Tokyo secara online pada 26-28 Maret 2020 dan melibatkan 8.475 karyawan, termasuk pekerja tidak tetap, dengan rentang usia 20 hingga 64 tahun.
• Cara Dapat Kuota Internet Gratis dari Telkomsel, Indosat dan XL Buat Belajar Hingga Work From Home
• KPU Batam Perpanjang Masa Work From Home hingga 21 April 2020
Dari responden yang mengatakan WFH memperburuk kondisi mental mereka, 41,3 persen di antaranya mengaku sulit memisahkan pekerjaan dan kehidupan pribadi.
Sedangkan 39,9 persen lainnya mengatakan sulit mendapatkan waktu untuk cukup berolahraga dan 39,7 persennya mengatakan mereka mengalami kesulitan berkomunikasi dengan rekan kerja.
Profesor Isamu Yamamoto dari Fakultas Bisnis dan Perdagangan Universitas Keio, yang melakukan survei, mengatakan bahwa WFH meningkatkan risiko jam kerja yang semakin lama.
• Minta Pelayanan Tetap Berjalan, Work From Home ASN Pemko Tanjungpinang Diperpanjang Hingga 21 April
• Imbas Pandemik Covid-19, BPJAMSOSTEK Jamin Pekerja Work From Home
Situasi ini juga membuat batasan jam kerja dan kehidupan pribadi menjadi kabur.
Maka, penting untuk dibangun sebuah sistem baru untuk mengatasi semua permasalahan ini.
"Penting untuk membangun sistem yang baku di mana pekerjaan dapat dilakukan secara terencana, seperti dengan menetapkan jam kerja (saat WFH) dan waktu kontak dengan atasan," ungkapnya.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Survei: Kerja dari Rumah Bisa Sebabkan Masalah Mental"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/stres-dianggap-jadi-salah-satu-sebab-munculnya-jerawat.jpg)