Merasa Lebih Boros saat Work From Home? Ikuti Langkah-langkah Ini Sebelum Tabungan Kamu Terkuras

Di masa pandemi Covid-19, sebagian besar orang menjadi lebih steril dan higienis sehingga membeli barang-barang yang sebelumnya tidak dibeli

Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id - Pandemi Covid-19 membuat sebagian orang harus melakukan pembatasan fisik (physical distancing) dan bekerja dari rumah (work from home).

Meski aktivitas di luar rumah cenderung minim, namun tak sedikit orang merasa lebih boros di masa WFH.

Perencana keuangan dari Investashe.com, Aliyah Natasya menjelaskan, masa pandemi menyebabkan situasi penuh ketidakpastian bagi semua orang.

Di awal pandemi muncul satu perasaan yang sama, yaitu ketakutan.

Ramalan Zodiak Hari Rabu 15 April 2020, Aries Terlalu Sibuk, Taurus Hemat, Gemini Jaga Bicara

Warga Batam ini Bikin Masker Sendiri, Lebih Hemat dan Bisa Dicuci

Cara Hemat BBM Cukup dengan Ubah Perilaku Menyetir Mobil

Rasa takut dan khawatir itu membuat insting bertahan hidup seseorang semakin besar.

Di masa pandemi Covid-19, sebagian besar orang menjadi lebih steril dan higienis sehingga membeli barang-barang yang sebelumnya tidak dibeli.

Contoh lainnya adalah dalam hal fasilitas. Misalnya, orang yang bekerja di perkantoran, sebelumnya mungkin tak perlu mengeluarkan uang minum/makan siang karena sudah difasilitasi, namun kini perlu menyisihkannya.

Belum lagi faktor pendukung seperti koneksi internet, peralatan masak, biaya listrik yang membengkak, dan lain sebagainya.

"Sebenarnya gejala WFH yang bikin boros adalah adanya habit baru," kata Aliyah dalam Live IG, Ngobrol Bareng Her World Indonesia, Selasa (14/04/2020).

6 Shio Paling Sukses di Tahun Tikus Logam 2020, Shio Kambing Boros Tapi Selalu Hoki

Kamu Harus Tahu, Inilah Istilah dalam Kasus Covid-19, Dari Lockdown hingga WFH

Dari Lockdown hingga WFH, Inilah Arti Istilah dalam Kasus Covid-19

Namun, pengeluaran yang boros di masa WFH bisa kita antisipasi, di antaranya dengan beberapa trik berikut:

1. Mempersiapkan Budget Makan

Beberapa orang mungkin tidak biasa makan di rumah sebelumnya.

Perilaku itu mungkin masih terbawa saat WFH.

Padahal, membeli makan di luar bisa jadi jauh lebih besar daripada biaya yang dikeluarkan untuk masak sendiri.

Apalagi jika ada banyak anggota keluarga yang perlu difasilitasi.

Kebosanan juga membuat sebagian orang lebih sering ngemil di masa WFH.

7 Tahun Hafsah Menabung Hasil Jualan Plecing, Gagal Umroh karena Virus Corona

VIRAL,Seorang Ayah Keluarkan Kotak Berisi Uang Receh Hasil Menabung untuk Belikan Sepatu Anaknya

Kisah Penjual Gorengan Naik Haji Hasil Menabung Selama 7 Tahun, Meninggal di Tanah Suci Karena Sakit

Itulah mengapa tak heran jika pengeluaran untuk makanan menjadi lebih boros.

Nah, menurut Aliyah, cara berhemat salah satunya adalah dengan cara meal prepping atau mempersiapkan makanan untuk dikonsumsi, misalnya untuk seminggu ke depan.

"Jadi seminggu sekali sudah ngebumbuin semua masakan, nanti tinggal goreng dan bisa dilakukan di weekend saat anak kita dijagain sama papanya. Dan aku tidak pernah pilih masakan yang ribet," kata dia.

Cara lain adalah menyusun perencanaan budget makanan sesuai menunya.

"Misal, satu keluarga untuk dua kali makan budget Rp 60.000, cari lauk yang bisa untuk empat orang dan dua kali makan," sambung Aliyah.

Ini Saran Pemerintah China Agar Negara-negara ASEAN Bisa Lebih Cepat Bebas dari Virus Corona

Tuding WHO Gagal Cegah Penyebaran Virus Corona, Donald Trump Hentikan Bantuan Dana dari AS

Apa Itu Zona Merah? Status yang Kini Disandang Batam Terkait Penyebaran Virus Corona

Sesekali, tak masalah untuk membeli makanan di luar. Fasilitas diskon yang ditawarkan kafe atau aplikasi ojek online juga bisa kamu manfaatkan.

2. Investasi Barang

Sebelum pandemi, kita mungkin memiliki kebiasaan rutin di luar rumah.

Misalnya, kebiasaan ngopi. Daripada ngopi, lebih baik berinvestasi dengan membeli perlengkapan untuk membuatnya sendiri di rumah.

"Misal punya grinder atau mengurangi minum kopi dengan beralih ke minuman herbal lainnya," kata Aliyah.

3. Mengendalikan Budget

Cobalah menyisihkan dana darurat atau tabungan uang tunai.

UPDATE Terbaru Corona di Dunia Rabu 14 April 2020, Mendekati 2 Juta Kasus, 25.839 Kematian di AS

Jika tidak terbiasa menyimpan banyak uang tunai, ada baiknya jika kini kamu mulai menyisihkannya.

Agar tidak tergoda membelanjakannya, kamu juga bisa menitipkan pada suami jika sudah menikah.

Sebaliknya, jika pihak suami yang lebih mudah tergoda membelanjakan barang, suami juga bisa menitipkan pada istri.

Ini Saran Pemerintah China Agar Negara-negara ASEAN Bisa Lebih Cepat Bebas dari Virus Corona

"Porsi alokasinya aku serahkan ke Anda sendiri karena pegang cash juga ada masalah keamanan. Untuk aku, 5-10 persen income bulanan," tuturnya.

4. Buat Skenario Budget

Cobalah membuat skenario budget, misalnya untuk memenuhi kebutuhan satu hingga tiga bulan ke depan.

Terutama jika kamu merupakan pekerja lepas. Bagi pekerja tetap, kamu bisa mulai melihat dana tambahan asuransi.

Lebih Kejam dari Kim Jong Un, Diktator Ini Siksa Tahanan Sambil Dengar Lagu Anggota The Beatles

Lebih Kejam dari Kim Jong Un, Diktator Ini Siksa Tahanan Sambil Dengar Lagu Anggota The Beatles

"Aku sarankan lebih baik membangun dana darurat, paling tidak enam bulan. Dengan mencoba bikin budget proyeksi seperti ini, kita pasti akan lebih berpikir panjang dan berhati-hati dalam mengeluarkan uang," paparnya.

Pada intinya, Aliyah berpesan bahwa kunci berhemat di masa WFH adalah fokus pada kebutuhan utama, yakni makanan serta perlengkapan kebersihan dan kesehatan.

Liam Hemsworth Akui Alami Batu Ginjal, Eks Miley Cyrus Ungkap Makanan Sehat Jadi Pemicunya

"Di luar itu semestinya enggak. Kalau fokus dengan apa yang mau kamu beli seharusnya tidak (boros)," ucap Aliyah.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lebih Boros di Masa WFH, Bagaimana Menyiasatinya?"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved