Cara Mengatasi Sulit Tidur Ketika Karantina atau Isolasi di Rumah
Perubahan rutinitas sehari-hari selama pandemi Covid-19 tersebut secara tidak langsung memengaruhi siklus tidur mayoritas orang.
Pola tidur akan berantakan dan membuat tidur makin sulit dan makin sebentar,” ujarnya.
Saat kita merasa mengantuk, tidur siang singkat disarankan.
Mereka yang merasa kelelahan saat bekerja di siang hari juga direkomendasikan untuk jalan sejenak keluar rumah namun tetap menjaga jarak dan terkena sinar matahari, ketimbang tidur.
• Cara Mengatur Keuangan Keluarga saat WFH agar Tidak Jebol Pengeluaran
• Satu Penumpang KM Kelud Positif Covid-19, Rute Pelayaran dari Tanjungpriok ke Kijang 20 Maret 2020
“Tidur ketika kita merasa lelah bisa memicu susah tidur sehingga akan timbul rasa cemas dan stres. Sebaliknya, ketika kita merasa stres tidur pun jadi lebih sulit," katanya.
Lebih lanjut, penderita insomnia dapat memperoleh kembali kendali tidurnya, tanpa tergantung pada obat-obatan.
Salah satunya dengan penggunaan aromaterapi.
Aroma lavender adalah wewangian paling populer untuk tidur, menurut American Academy of Sleep Medicine.
Bau bunga lavender dikenal untuk menimbulkan perasaan tenang dan relaksasi.
Maka tidak mengherankan, jika mencium aromanya bisa langsung tertidur.
Studi menunjukkan pijat dengan minyak esensial, terutama lavender, dapat menghasilkan kualitas tidur yang lebih baik, suasana hati lebih stabil, konsentrasi lebih baik, dan mengurangi kecemasan.
Penelitian menunjukkan aromaterapi dengan lavender memperlambat aktivitas sistem saraf, yang membantu meningkatkan kualitas tidur yang baik dan suasana hati positif pada mereka yang memiliki gangguan tidur.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-sulit-tidur_20170730_144012.jpg)