Simak Beberapa Kebijakan Isdianto untuk Atasi Dampak Pandemi Covid-19 di Kepri

Sejumlah kebijakan yang diambil Isdianto dalam mengatasi penyebaran wabah Covid-19 di Provinsi Kepulauan Riau.

Penulis: Thom Limahekin | Editor: Thom Limahekin
TribunBatam.id/Endra Kaputra
TIDAK KARANTINA WILAYAH - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri, Isdianto menegaskan Kepri tidak memberlakukan karantina wilayah terkait wabah virus Corona. 

Pemberian insentif lain berupa pengurangan atau pembebasan pajak daerah, perpanjangan waktu kewajiban perpajakan dan kewajiban pembayaran dana bergulir, serta pemberian stimulus berupa penguatan modal usaha kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang terkena dampak ekonomi akibat Covid-19.

Sejak awal Isdianto sudah merancang penyediaan Jaring Pengaman Sosial atau Sosial Safety Net yaitu pemberian hibah atau bantuan sosial (Bansos) dalam bentuk uang dan/atau barang kepada masyarakat yang terdampak atau memiliki risiko sosial.

Misalnya, keluarga miskin, pekerja sektor informal/harian dan masyarakat lainnya yang memiliki risiko sosial akibat terdampak Covid-19.

Kondisi Mak Nteh Bikin Iba Plt Gubernur Kepri, Langsung Terima Bantuan dan Layanan Listrik Pemprov

 

#. Alokasikan Anggaran Untuk Penanganan Covid-19 di Kepri:

Plt Gubernur Kepri, H Isdianto juga memerintahkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Kepri mengalokasi anggaran untuk menanganani wabah Caovid-19.

Dana tersebut dialokasikan untuk penanganan kesehatan, dampak ekonomi dan jaring pengaman sosial (social safety net).

Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Barenlitbang) Provinsi Kepri menyebtukan Pemprov Kepri mengalokasikan dana sebesar Rp167,5 miliar. Dana itu antara lain digunakan untuk penanganan kesehatan sebesar Rp 60,9 miliar, dampak  ekonomi sebanyak Rp 52,0 miliar dan jaring Pengaman sosial sebesar Rp 54,6 miliar.

Namun, dalam perkembangan pembahasannya, jumlah anggaran yang dialokasikan untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp 230 miliar.

“Refocusing Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk penanganan Covid-19, sudah berkali-kali sudah diekspose.

Perkiraan sementara. refocusing APBD sebesar Rp 230 miliar,” ungkap Naharuddin, Jumat (17/4/2020) lalu.

TERIMA BANTUAN - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri, H Isdianto menerima bantuan satu juta masker dari Temasik Foundation Singapura. Acara serah terima bantuan tersebut berlangsung di Gedung Daerah, Tepi Laut, Kota Tanjungpinang, Rabu (22/4/2020) pagi.
TERIMA BANTUAN - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri, H Isdianto menerima bantuan satu juta masker dari Temasik Foundation Singapura. Acara serah terima bantuan tersebut berlangsung di Gedung Daerah, Tepi Laut, Kota Tanjungpinang, Rabu (22/4/2020) pagi. (ISTIMEWA)

#. Sediakan Listrik Bagi Warga Kurang Mampu:

Pemprov Kepri juga menyediakan listrik bagi penduduk kurang mampu di beberapa kabupaten dan kota.

Program yang dianggarkan dalam APBD Provinsi Kepri Tahun 2020 antara lain ditujukan untuk Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan dan Kabupaten Karimun.

Peresmian dilakukan oleh Plt Gubernur Kepri, H Isdianto yang ditandai dengan menghidupkan MCB dan penempelan sticker di Kampung Bugis dan Senggarang, Kota Tanjungpinang, Rabu (22/4/2020).

Isdianto sendiri datang ke beberapa rumah warga di Tanjung Lanjut dan Sebauk untuk menempelkan sticker tersebut.

Dia lalu berharap agar penyediaan listrik ini dapat menjadi satu bantuan yang meringankan masyarakat kurang mampu, terlebih di masa pandemi Corona (Covid-19) yang tengah melanda dunia.

"Semoga telah teralirinya listrik dapat membantu kehidupan bagi masyarakat," kata Isdianto. (TRIBUNBATAM.id/Thomlimah Limahekin/*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved