Breaking News:

Datang ke Batam, Isdianto Salurkan Bantuan untuk 30 Panti Asuhan dan Ponpes

Di Batam, Isdianto dan jajarannya menyalurkan bantuan untuk 30 panti asuhan/pondok pesantren.

Editor: Irfan Azmi Silalahi
IST
BANTUAN COVID - Ptl Gubernur Kepri, Isdianto foto bersama usai menyalurkan bantuan ke Ponpes Sirrul Hahiyyah, Tembesi, Batam, Jumat (22/05/2020). Ia mengimbau warga Batam melaksanakan Salat Id di rumah. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Malam Hari Raya Idul Fitri masyarakat Muslim Kepulauan Riau (Kepri) diminta tak turun ke jalan.

Takbiran diimbau hanya melalui masjid dan musala, termasuk Salat Id.

Kecuali Batam dan Tanjungpinang yang menjadi zona merah penyebaran Covid-19, masyarakat di dua kota ini diminta menjalankan Salat Id dan berkegiatan saat Lebaran dari rumah.

Imbauan Salat Id di Rumah Jadi Perdebatan, Wali kota Batam Mohon Pengertian Warga, Batam Zona Merah

"Kami imbau pada malam takbiran tidak melakukan aktivitas berkeliling (konvoi) di jalan.

Ini sementara, karena ada Covid-19,"ujar Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri, Isdianto setelah menyerahkan bantuan bersama PMI di Ponpes Sirrul Hahiyyah, Tembesi, Batam, Jumat (22/05/2020).

Di Batam, Isdianto dan jajarannya menyalurkan bantuan untuk 30 panti asuhan/pondok pesantren.

Pada kesempatan tersebut ia mengatakan, jikapun nanti ada yang melakukan takbiran di masjid atau musala tetap harus menjalankan protokol kesehatan.

4 Kabupaten Zona Hijau Corona di Kepri Diperbolehkan Gelar Salat Idul Fitri di Masjid, Mana Saja?

"Kalau mau takbiran di masjid silakan.

Untuk Batam sudah ada keputusan Pak Wali, Salat Id dan takbiran di rumah," tegasnya.

Ia menjelaskan apa yang dijalankan Kepri pada momen Ramadan dan Idul Fitri tahun ini mengikuti kebijakan pemerintah pusat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved