TRIBUN WIKI

Sering Disajikan saat Syukuran, Inilah Asal Usul dan Makna Nasi Tumpeng

Tumpeng merupakan singkatan dari kalimat Bahasa Jawa ‘yen metu kudu mempeng’ yang memiliki arti 'ketika keluar harus sungguh-sungguh semangat'.

Editor: Dewi Haryati
Instagram/arfa.food
Ilustrasi nasi tumpeng 

Kacang panjang dapat diartikan sebagai pemikiran yang jauh ke depan.

Sedangkan bawang merah berarti mempertimbangan segala sesuatu dengan matang.

Terakhir adalah bumbu urap yang berarti urip atau hidup atau mampu menghidupi (menafkahi) keluarga.

7. Cabe Merah

Hiasan cabe merah yang berbentuk kelopak bunga ini biasanya diletakkan di bagian atas nasi tumpeng.

Hiasan cabe melembangkan api yang memberikan penerangan bermanfaat bagi orang lain. 

Macam Tumpeng

1. Tumpeng Megana

Tumpeng Megana dibuat untuk merayakan suatu kelahiran.

Dibuat dari nasi putih yang melambangkan kesucian dan sayur-mayur yang melambangkan pengharapan serta doa bagi kehidupan sang anak kelak.

2. Tumpeng Punar

Tumpeng Punar dibuat untuk mengekspresikan rasa syukur dan kegembiraan.

Nasi yang digunakan dalam tumpeng ini berwarna kuning, sedangkan lauk pauknya berupa kedelai goreng, abon dan kering tempe.

3. Tumpeng Robyong 

Pada keempat titik jenis tumpeng ini terdapat lidi yang disulut kapas dan diberi minyak, yang kemudian dibakar. 

Tumpeng Robyong biasanya disajikan pada acara besar, seperti musim panen, mengusir penyakit atau meminta hujan.

Pada bagian puncak tumpeng, biasanya ditusukkan telur ayam, terasi, bawang merah dan cabai.

4. Tumpeng Pungkur

Tumpeng Pungkur menggunakan nasi putih yang dicetak setengah, kemudian dibelah dua secara vertikal dan dipasang terbalik.

Tumpeng pungkur biasanya disajikan khusus untuk acara kematian.

5. Tumpeng Kapuranto

Tumpeng Pungkur menggunakan nasi berwarna biru yang diwarnai dengan daun bunga telang. 

Jenis tumpeng yang menjadi lambang permintaan maaf ini menggunakan tujuh macam lauk.

6. Tumpeng Kendit

Tumpeng Kendit adalah tumpeng berwarna putih dan kuning yang melingkari dua pertiga dari puncaknya.

Jenis tumpeng ini disajikan untuk menandakan orang tersebut sudah terbebas dari suatu kesulitan.

7. Tumpeng Ponco Warno

Tumpeng Ponco Warno terdiri dari enam warna, yakni merah, kuning, hitam, putih, biru dan hijau.

Warna-warna tersebut sebagai perlambang warna yang ada di seluruh alam di dunia, termasuk alam gaib yang dipercaya Suku Jawa.

Jenis tumpeng ini bertujuan untuk keselarasan antara alam gaib dan alam nyata.

8. Tumpeng Asrep-asrepan 

Tumpeng Asrep-asrepan menggunakan nasi putih dengan sayuran yang direbus.

Tumpeng ini dibuat jika kita menginginkan situasi atau kondisi yang tenang.

9. Tumpeng Tumbuk

Tumpeng Tumbuk biasanya disajikan pada saat ulang tahun ke-64.

Orang yang sudah mencapai usia 64 tahun, dianggap telah melebih usia Nabi Muhammad SAW waktu wafat, sehingga ulang tahun ini dianggap spesial.

Jenis tumpeng ini biasanya dihias dengan kepangan kacang panjang dari puncak ke dasar, yang melambangkan umur panjang.

Artikel ini telah tayang di Tribunnewswiki.com dengan judul 'Nasi Tumpeng'.

Sumber: TribunnewsWiki
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved