Apakah Benar Anak-anak Lebih Aman dari Serangan Virus Corona? Ini Jawab Dokter Anak

Dokter spesialis anak dari Rumah Sakit Kasih Ibu Surakarta, dr Ardi Santoso Sp.A memberikan penjelasan terkait risiko anak-anak tertular virus Corona.

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
ilustrasi grafis. update virus corona ( updatecovid-19) 

TRIBUNBATAM.id, SURAKARTA- Penularan virus Corona bisa terjadi baik pada orang dewasa maupun anak-anak.

Namun demikian, beredar informasi jika anak-anak tidak lebih rentan terhadap virus Corona.

Dokter spesialis anak dari Rumah Sakit Kasih Ibu Surakarta, dr Ardi Santoso Sp.A memberikan penjelasan terkait risiko anak-anak tertular virus Corona atau Covid-19. 

Dokter Ardi membantah pendapat yang mengatakan anak-anak tidak memiliki risiko tertular virus Corona

"Semua kelompok usia termasuk anak-anak itu rentan, kalau ada yang bilang anak-anak tidak serentan kelompok usia yang lain itu tidak benar," ungkapnya kepada Tribunnews.com melalui telewicara video, Jumat (29/5/2020).

Virus Corona Belum Usai, WHO Umumkan Wabah Baru Virus Ebola di Kongo, 6 Terdeteksi, 4 Meninggal

Data Corona 34 Provinsi di Indonesia Selasa (2/6) Pagi, Total 26.940, Sembuh 7.637, Meninggal 1.641

"Maka dari itu sangat perlu dijaga anak-anak dari paparan virus corona," ungkapnya.

Hal ini perlu diperhatikan dan tidak dipandang remeh karena virus corona jenis Covid-19 adalah virus baru.

"Ini kan virus baru, anggep aja ini tetangga baru di lingkungan kita, kita belum terlalu mengenal," ujarnya.

Ardi Santoso DOKTER SPESIALIS ANAK 2
dr Ardi Santoso SpA dari RS Kasih Ibu Solo, Jawa Tengah (Istimewa)

Ardi menyebut ada kasus orang dewasa tanpa gejala menularkan virus corona pada anak.

"Saya menemui usia dewasa tanpa gejala menularkan pada anak, tidak bisa mudah menyimpulkan anak-anak itu tidak rentan," ungkapnya.

Ardi mengungkapkan bukan tidak mungkin pandemi virus corona akan berakhir.

Nurhadi Mantan Sekretaris MA Ditangkap KPK, Ini Daftar Dosanya

Pendaftaran SBMPTN 2020 di https://portal.ltmpt.ac.id, Ikuti Panduan Pendaftaran UTBK-SBMTPN 2020

"Jadi bukannya nggak mungkin berakhir, tapi selama ini belum ada vaksinnya, mau nggak mau kita harus berdampingan, jadi vaksin yang sudah ada ya digunakan dulu," ujarnya.

Jangan Tunda Imunisasi

Dokter Ardi mengungkapkan agar orangtua tidak menunda imunisasi pada anak.

"Imunisasi harus tetap dijalankan, jangan sampai imunisasi, kebutuhan anak, ditunda hanya karena kita takut," ungkap dokter Ardi.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved