Mobil Terbang di Batam, Nyangkut di Pipa ATB, Diduga Pengemudi Sedang Mabuk
Distibusi air di daerah sekitar Perumahan Marina Park, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Provinsi Kepri sempat terganggu.
TRIBUNBATAM.id, BATAM –Mobil terbang masuk ke parit dan nyangkut disebuah Pipa di kawasa Nagoya.
Pipa air milik perusahaan air minum yang di tabrak tersebut akhirnya pecah dan bocor.
Akibatnya, pelanggan air disekitar kawasan tersebut mengalami kesulitan air.
• Hujan Lebat di Batam, Terowongan Pelita Banjir, Pengendara Motor Takut Untuk Melintas
• Berzina di Tengah Pandemi Corona, Muda-mudi Dihukum Cambuk, Jadi Pemberitaan Media Asing
• UPDATE Corona Sumbar Minggu (7/6) Sore, Tambah 8, Total 626, Senin (8/6) Sumbar Mulai New Normal
Distibusi air di daerah sekitar Perumahan Marina Park, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Provinsi Kepri sempat terganggu.
Penyebabnya, kebocoran pada pipa distribusi PT Adhya Tirta Batam (ATB) berukuran 400 mm. Pipa ini bocor setelah ditabrak satu unit minibus warna hitam.
Warga sekitar kawasan perumahan menduga, pengemudi berapa dalam keadaan mabuk.
Humas PT ATB, Iksa Wijanarko membenarkan kejadian itu. Dia menuturkan, bocornya pipa distribusi ini memberikan dampak kepada beberapa wilayah jaringan distribusi air seperti kawasan Grand Mall Batam, Bukitmas City Walk, Nagoya Permai, Batam Park, Villa Marina, Windsor Phase 1,2 Windsor Central, dan kawasan sekitar lainnya.
“Tapi perbaikan sudah selesai dilakukan jam 12 tadi,” katanya kepada TribunBatam.id, Minggu (7/6/2020).
Bahkan, dalam akun media sosial instagram, PT ATB sempat menyampaikan permohonan maaf kepada warga sekitar atas ketidaknyaman akibat peristiwa tersebut.
Pekerja Berjibaku Perbaiki Pipa yang Rusak
Lima orang pekerja tampak sibuk memperbaiki pipa air PT ATB yang rusak.
Lebih kurang 3 jam lamanya mereka harus mengelas dan mengganti pipa yang rusak di jalan Pembangunan, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Provinsi Kepri itu.
Sebuah minibus diketahui mengalami kecelakaan hingga terjun ke parit dan merusak pipa air di dekatnya.
Akibatnya, suplai air ke permukiman warga di sekitar terganggu.
• Tujuh Penyebab Pusing saat Bangun Tidur, Dehidrasi Salah Satunya
• Sakit di Leher Seperti Tercekik, Kenali Tanda Penyakit Jantung yang Jarang Disadari
"Perbaikannya sekitar 3 jam. Kami berupaya memperbaiki pipa yang rusak," ucap seorang pekerja yang disapa Birong oleh rekan kerja lainnya, Minggu (7/6/2020).