Breaking News:

VIRUS CORONA DI TANJUNGPINANG

Tanjungpinang Masih Zona Merah, Ini 5 Poin yang Harus Dipertimbangkan untuk Salat Jemaah di Masjid

Pemko Tanjungpinang mengeluarkan surat edaran terkait protokol kesehatan beribadah secara jemaah di rumah ibadah. Ada 5 poin yang harus diperhatikan

Editor: Dewi Haryati
TRIBUNNEWS/HERUDIN
ilustrasi salat berjemaah dengan menerapkan protokol kesehatan 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang mengeluarkan Surat Edaran (SE) nomor 451/749/1.1.03/2020 tentang Protokol Pelaksanaan Ibadah Berjemaah di Rumah Ibadah pada Fase New Normal.

Meski memberi kebebasan untuk melaksanakan ibadah secara berjemaah kepada pengurus dan jemaah masjid, Pemko Tanjungpinang tetap menganjurkan masyarakatnya beribadah secara berjemaah di rumah.

Sementara itu, dalam surat edaran yang dikeluarkan, diatur terkait protokol kesehatan yang mesti dijalankan untuk melaksanakan ibadah secara berjemaah di rumah ibadah di masa new normal.

Adanya surat edaran ini, menindaklanjuti Surat Gubernur Provinsi Kepulauan Riau nomor 56/SET-GTC19/V/2020 tentang protokol pelaksanaan ibadah di Masjid fase new normal yang ditujukan kepada bupati/wali kota selaku ketua gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 kabupaten dan kota pada 26 Mei 2020 lalu.

Surat tersebut ditujukan kepada kepala OPD, Camat, Lurah, Pimpinan Lembaga Keagamaan, Dewan Kemakmuran masjid, surau, musala di kota Tanjungpinang.

Dalam surat edaran tersebut menyebutkan kondisi perkembangan situasi Covid-19 di Kota Tanjungpinang masih dalam situasi zona merah, maka ada beberapa poin yang disampaikan dalam surat edaran tersebut.

"Diimbau kepada seluruh pengurus rumah ibadah dan jamaah untuk melaksanakan doa bersama setiap selesai melaksanakan ibadah berjamaah agar pandemi Covid-19 segera berakhir," tulis surat edaran yang ditanda tangani Plt Wali kota Tanjungpinang, Rahma sekaligus Ketua Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Tanjungpinang dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Minggu (7/6/2020).

Dalam poin pertama surat tersebut, pada prinsipnya Pemko Tanjungpinang tetap menganjurkan untuk beribadah berjamaah di rumah, terutama bagi wilayah yang masih termasuk zona merah dan zona kuning.

Namun, bagi pengurus dan jamaah Masjid, Surau, Musala serta rumah ibadah lainnya yang tetap berkeinginan untuk melaksanakan ibadah secara berjamaah di rumah ibadah dikembalikan kebijakan kepada dewan kemakmuran masjid, surau, musala dan rumah ibadah lainnya untuk memutuskan mana yang terbaik dalam pelaksanaan ibadah berjamaah di lingkungan masing-masing.

Point kedua menjelaskan, jika kebijakan yang diambil adalah dengan melakukan ibadah berjamaah di rumah ibadah, maka wajib memperhatikan pengawasan yang ketat dan mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Seperti, menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun, melakukan pemeriksaan suhu tubuh jamaah, menggunakan masker bagi pengurus maupun jamaah.

 13 Jam Terlunta-lunta, Wanita Hamil yang Ditolak 8 Rumah Sakit Akhirnya Meninggal di Ambulans

 Sempat Ajak Krisdayanti Video Call di Instagram, Aurel Hermansyah Unggah Kutipan Wanita Kuat

Selanjutnya membawa peralatan ibadah masing-masing, menerapkan physical distancing/menjaga jarak mininal satu lengan antara satu jamaah dengan jamaah lainnya, dianjurkan untuk menggunakan ayat-ayat pendek, mempersingkat pelaksanaan khutbah

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved