Senin, 11 Mei 2026

PILKADA KARIMUN

Dijagokan Jadi Balon Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah Siap Mundur dari DPRD Kepri

Legislator PKS Ing Iskandarsyah menyatakan siap mundur dari jabatannya sebagai anggota DPRD Kepri. Ia siap bertarung di pilkada Karimun tahun ini

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/ENDRA KAPUTRA
legislator Kepri, Ing Iskandarsyah. Iskandarsyah direkomendasikan PKS maju sebagai balon Bupati Karimun. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Bakal Calon (balon) Bupati Karimun, H Ing Iskandarsyah menyatakan siap untuk bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Karimun tahun 2020.

Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) selama tiga periode tersebut direkomendasikan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) maju berkompetisi sebagai calon Bupati Karimun periode 2021-2024.

Karena itu, legislator PKS ini menyatakan siap mundur dari jabatannya sebagai anggota DPRD Kepri.

"Saya siap mundur, siap kalah dan menang dalam kompetisi ini," katanya, Senin (15/6/2020).

Pria kelahiran Moro yang menamatkan studi di Hoge School Roterdam Belanda ini juga membenarkan rekomendasi dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PKS Kabupaten Karimun dan Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) PKS Provinsi Kepri.

Berikut Peran 3 Tersangka TPPO 2 WNI di Kapal Berbendera China, Ungkap Kasus di Polda Kepri

Penderita Downs Syndrome Memiliki Tingkat Kecerdasan yang Rendah dan Kelainan Fisik

"Rekom betul. Dari DPD minggu yang lalu dan dari DPW kemarin," ujarnya.

Iskandarsyah mengaku motivasinya maju sebagai balon Bupati Karimun berasal dari adanya dukungan masyarakat.

"Saya ikut karena ada permintaan dari masyarakat agar membawa perubahan yang lebih baik lagi bagi Karimun," ujarnya.

Ditegaskan Iskandarsyah, tekadnya untuk maju sebagai pemimpin bukanlah untuk mencari materi, akan tetapi ingin memajukan Bumi Berazam.

Oleh karena itu, ia siap berkompetisi dengan calon-calon lainnya, termasuk petahana Bupati Karimun Aunur Rafiq yang juga kembali maju di periode keduanya.

"Kalau mau jadi kepala daerah bukan hanya merebut jengkol itu saja. Yang penting niat ikhlas. Saya tidak mencari duit untuk jadi bupati.

Karena kalau cari duit saya di DPRD saja. Pak Aunur Rafiq kan senior kita. Kita sama-sama ingin membangun karimun. Dan, ternyata harus kompetisi dengan adu program," paparnya.

Dengan dukungan serta potensi yang ia miliki dalam bidang ekonomi, Iskandarsyah merasa yakin dapat membawa perubahan yang lebih baik lagi bagi Karimun.

"Satu persoalan kita adalah terkait ekonomi, terutama lapangan pekerjaan. Saya melihat saya punya potensi untuk membawa perubahan di bidang ekonomi.
Karena 10 tahun saya di badan anggaran dan komisi ekonomi dan keuangan.
Disamping dulu juga saya sering memberikan masukan-masukan kepada almarhum Pak Sani dan Pak Nurdin," ucapnya.

"Mungkin saat inilah saya siap tampil berkompetisi. Dalam berkompetisi siap menang, siap kalah. Yang penting kita berniat ikhlas ingin melakukan perubahan-perubahan yang lebih baik," tambahnya.

Berikut profil dari pria kelahiran Moro, Kabupaten Karimun, 48 tahun lalu ini;

Nama : H. Ing Iskandarsyah
Tempat Tanggal Lahir : Moro, 19 Juli 1972
Ayah : H. Abdul Manaf ( Kundur)
Ibu : Hj. Fatimah ( Moro)
Istri : Hj. Siti Rojiah, S.Pd.i
Anak : Zhilal Robbani Iskandar

PENDIDIKAN :
- SD Negeri 1 MORO
- SMP Negeri 1 MORO
- SMA Negeri 1 TANJUNGPINANG
- Hoge School Rotterdam, Blanda

PEKERJAAN :
- Maneger & Busines Analyst Cinquer Technology
- Pengajar Di Sekolah Kedutaan Indonesia - Belanda
- Anggota DPRD Provinsi Kepri Periode 2009-2014
- Anggota DPRD Provinsi Kepri Periode 2014-2019
- Anggota DPRD Provinsi Kepri Periode 2019-2024

PENGALAMAN ORGANISASI :
- Pendiri dan Pembinaan Komunitas Bakti Namgsa dan Kepri Mengajar
- Ketua Umum Gerakan Kemasyarakatan Minat Baca Kepri
- Ketua Umum Ikatan Keluarga Kepulauan Kundur Kepri
- Wakil Ketua Umum Ikatan Warga Kabupaten Karimun
- Ketua ICMI Orsat Belanda
- Pemdiri dan Sekretaris Imdonesische Stich Nederland (Yayasan Belanda)

Bersaing dengan Aunur Rafiq

Nama bakal calon pemimpin daerah Kabupaten Karimun kembali bermunculan.

Setelah petahana Bupati Karimun, Aunur Rafiq, sejumlah tokoh juga mulai bersiap untuk bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 ini.

Nama atau tokoh bakal calon yang muncul adalah anggota Dewan Perwakilan Daerah Rakyat (DPRD) Provinsi Kepri fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H Ing Iskandarsyah.

Dukungan terhadap Iskandarsyah untuk melawan petahana datang dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Karimun dan dilanjutkan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Provinsi Kepri.

Pernyataan dukungan disampaikan oleh Ketua DPW PKS Kepri, Raden Hari Tjahyono usai memimpin rapat internal, Senin (8/6/2020) lalu. Raden Hari menyebutkan untuk Pilbup Karimun, PKS mengusung H Ing Iskandarsyah yang termasuk kader terbaik sebagai bakal calon Bupati.

 Penyebab Biduran dan Cara Mengatasinya dengan Cara Sederhana

 Jelang Pemindahan ke Rutan, 33 Tahanan Polres Tanjungpinang Jalani Rapid Test, Hasilnya Non Reaktif

Ketua DPD PKS Kabupaten Karimun, Suyadi yang dihubungi tribunbatam.id melalui ponselnya membenarkan dukungan terhadap Iskandarsyah.

"Rekom yang dikasih DPW itu ya. Iya-iya," kata Suyadi.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris DPD PKS Kabupaten Karimun, Muhammad Ginastra beberapa waktu lalu. Ia menyebutkan Iskandarsyah diberikan rekom sebagai bakal calon tunggal dari PKS.

"Surat rekomendasi sudah kami serahkan kepada pak Is dan ke DPW PKS Kepri," 
kata Ginastra.

Koalisi Golkar dan PBB 

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Kepulauan Riau melalui rapat pleno telah menyampaikan nama-nama calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di enam kabupaten/kota dan satu provinsi yang akan maju pada Pilkada 2020.

DPC Partai Golkar Kabupaten Kepulauan Anambas telah mengusulkan sepasang calon yang akan maju pada Pilkada 2020.

Sebelumnya ada 11 nama yang sudah mendaftar di partai Golkar untuk maju menjadi Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati.

Partai Golkar yang berkoalisi dengan PBB, telah menyepakati dan sepaham bahwa Fachrizal dan Johari yang terpilih untuk maju pada Pilkada 2020.

Fachrizal dan Johari sebelumnya menempuh jalur independen, namun mereka juga mendaftar pada koalisi bersama tersebut.

 Terkait Dugaan Mark Up Sembako Murah di Tanjungpinang, Polisi Sebut Penyelidikan Belum Berhenti

Saat dikonfirmasi kepada Ketua DPC Partai Golkar Muhammad Kasren melalui sambungan telepon, ia membenarkan bahwa Fachrizal dan Johari dipilih untuk maju pada Pilkada 2020.

"Walaupun mereka awalnya independen, tapi mereka termasuk yang mendaftar di Golkar, setelah kita seleksi dari beberapa calon yang mendaftar, yang layak itu ya mereka berdua, makanya kita usulkan ke Provinsi," ujar Kasren, pada Senin (8/6/2020).

Terkait koalisi antara Golkar dan PBB dalam memutuskan bakal calon yang akan maju, sebelumnya telah diadakan beberapa kali pertemuan, dan ternyata antara Golkar dan PBB mempunyai satu paham.

"Kita sepaham untuk mengajukan calon Bupati kita, itu kita ajukan Fachrizal dan Johari sesuai dengan sepemahaman kita dengan PBB," ungkapnya.

Saat disinggung apa daya tarik yang dimiliki oleh pasangan Fachrizal dan Johari sehingga membuat Golkar dan PBB memilih mereka, Kasren mengatakan pasangan tersebut punya niat yang sungguh dalam membangun daerah.

"Seperti yang kita lihat pasangan ini mempunyai niat yang sungguh-sungguh ingin maju untuk bersaing, ya mereka berdua ini, dan juga mereka sungguh-sungguh dalam programnya.

Seperti program kesejahteraan rakyatnya yang sudah kita teliti dan kita cek itu sepertinya mereka yang sungguh-sungguh," bebernya.

Pihaknya optimis dan merasa yakin apa yang mereka ajukan ini bakal menang, sedangkan untuk persentase suara tentunya balik lagi kepada calon yang maju ini.

"Yang jelas insyaallah apa yang diajukan Golkar itu dengan berbagai macam pertimbangan dan perhitungan serta tekad dari partai Golkar untuk memenangkan Pilkada di Kepri ini.

Yakin dan percaya pasangan ini yang akan memenangkan nantinya," pungkasnya.

Calon yang Dijagokan Golkar 

DPD Partai Golkar Provinsi Kepri menggelar rapat konsolidasi di sebuah hotel berbintang di kawasan Pelita Batam, Sabtu (6/6/2020) pagi. Agendanya, selain konsolidasi juga mengajukan beberapa nama bakal calon atau balon kepala daerah, baik untuk Provinsi Kepri maupun kabupaten/kota.

Ketua DPD Golkar Kepri, Ahmad Maruf Maulana saat dihubungi mengatakan, sesuai dengan hasil rapat tersebut, ada beberapa nama yang diajukan.

"Kami akan menyambut pesta rakyat ini dengan gembira," ujar Maruf.

Ia menjelaskan, beberapa nama balon kepala daerah yang telah diajukan antara lain, untuk balon Gubernur Provinsi Kepri Ansar Achmad, Isdianto, Ismeth Abdullah, Huzrin Hood, Taba Iskandar, dan Raja Syahniar Usman.

"Untuk balon kepala daerah Kabupaten Bintan, nama yang diusulkan Robby Kurniawan," tambah Maruf.

 Pria yang Tuduh Hadiah Give Away Raffi Ahmad Ditemukan, Nagita Slavina: Saya Jujur Sakit Hati

 Eks PM Malaysia Mahathir Ungkap Jebakan Utang dari China, Sebut Strategi Bangun Pangkalan Militer

Lanjutnya, untuk balon di Kabupaten Lingga ada nama M Ishak, Kota Batam ada nama Ruslan Ali Wasyim, Taba Iskandar, Fauzi Bahar. Sementara di Kabupaten Natuna ada nama Hadi Chandra, dan Ngesti Yuni Suprapti.

"Di Kabupaten Karimun bakal calon tunggal adalah Aunur Rafiq (petahana)," beber Maruf.

Terakhir, di Kabupaten Anambas ada nama Fachrizal dan Johari. Nama-nama itu saat ini masih sebatas balon. Ia mengatakan, yang memutuskan calon tetap ada di DPP Partai Golkar di Jakarta.

Seperti diketahui, nama Fauzi Bahar sedianya menjadi balon Wakil Gubernur Kepri. Beberapa baliho mantan Wali Kota Padang dua periode itu tertera menjadi wakil gubernur.

Namun, namanya justru tidak masuk ke provinsi. Namanya tertera di bursa balon Wali Kota Batam.

(Tribunbatam.id/Elhadif Putra/Rahma Tika/leo halawa)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved