VIRUS CORONA DI BATAM
Cenderung Meningkat, 426 Orang di Batam Reaktif Covid-19 saat Rapid Test, Kadinkes: Jangan Panik
Tim gugus tugas Covid-19 telah melakukan rapid test kepada 11.365 warga Batam.
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id,BATAM - Tim gugus tugas Covid-19 Batam menemukan 426 orang warga Kota Batam reaktif Covid-19.
Jumlah ini, diakui Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi cenderung mengalami peningkatan.
Ia mengatakan, tim gugus tugas Covid-19 telah melakukan rapid test kepada 11.365 warga Batam.
Dari hasil pemeriksaan reaktif virus Corona itu, sebanyak 76 merupakan Orang Dalam Pengawasan (ODP), 256 Orang Tanpa Gejala (OTG) dan 56 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) serta 38 ADR.
"Berdasarkan data per 20 Juni 2020, terdapat 426 yang reaktif Covid-19. Jumlah itu kami peroleh dari hasil rapid tes," ucapnya saat dihubungi melalui sambungan seluler, Minggu (21/6/2020).
Didi mengajak warga yang hasil pemeriksaan reaktif tidak perlu takut apalagi panik.
Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.
"Reaktif belum tentu positif virus Corona. Namun itu peringatan agar warga tetap selalu waspada," ucapnya.
Tiga Kecamatan Masuk Zona Hitam
Peta sebaran corona di Batam tiga kecamatan masuk zona hitam covid-19.
Bertambahnya jumlah kecamatan zona hitam menyusul ada penambahan 11 kasus baru corona di Batam pada, Sabtu (20/6/2020).
Total kasus corona di Batam sebanyak 208. Sebanyak 124 orang sembuh dan 12 meninggal dunia.
Sehari sebelumnya, kecamatan zona di Batam hanyalah Batam Kota.
Namun dua kecamatan yakni Batuampar dan Nongsa menyusul berubah status menjadi zona hitam.
Zona hitam adalah wilayah dimana jumlah kasus Covid-19 lebih dari 31 kasus.
• Penjelasan Camat Soal Longsor di Tanjunguma, Perusahaan Kerahkan Alat Berat, Janji Buat Drainase
• Ini Rahasia Bikin Perkedel Kentang Ala Restoran Padang yang Enak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kadinkes-batam-didi-kusmarjadi-soal-reaktif-rapid-test.jpg)