Dampak dari Lockdwon, 12.000 Pegawai Kehilangan Pekerjaan di Inggris Hanya Dalam 2 Hari
Lockdown berikan dampak pada sejumlah sektor perekonomian di Inggris. Terbaru, lebih dari 12.000 pegawai di Inggris kehilangan pekerjaan dalam 2 hari.
Inggris menetapkan kebijakan terkait anak-anak sekolah yang harus mulai belajar lagi.
Inggris mengumumkan kepada semua anak di negaranya harus kembali bersekolah pada bulan September mendatang.
Hal ini disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.
Jika tidak, orang tua murid akan dikenai denda karena melanggar hukum.
Seperti yang dilansir Mirror, Boris Johnson akan mewajibkan anak masuk sekolah pada bulan September.
Boris Johnson menyebut penutupan sekolah telah menjadi masalah besar bagi dunia pendidikan.
Sekolah-sekolah di Inggris telah ditutup sejak Maret, dan anak-anak menerima pelajaran secara online.
Namun, ketakutan murid-murid ketinggalan pelajaran karena tidak masuk sekolah diimbangi tentang ketakutan penyebaran virus Corona di sekolah.
Sejak pandemi, pemerintah telah menangguhkan denda bagi orang tua yang tidak mengirimkan anaknya ke sekolah.
Namun kepada The Mail, sang perdana menteri mengatakan:
"Kita perlu mengirimkan anak-anak kembali ke sekolah."
"Saya ingin semua anak kembali ke sekolah pada bulan September."
Ketika ditanya apakah hal itu merupakan kewajiban, ia menjawab, "Ya. Ini hukum."
Dengan diwajibkannya anak-anak masuk kembali ke sekolah, itu artinya orang tua yang memilih untuk tetap membiarkan anaknya belajar di rumah akan dikenai denda.
Dalam wawancara itu juga Boris menyebut serikat pekerja yang menentang pembukaan sekolah harus 'bertanggung jawab dengan serius'.
Namun, pemerintah di Wales, Skotlandia dan Irlandia Utara mungkin tidak setuju dengan sikap Perdana Menteri itu.
Mereka mungkin memutuskan untuk menawarkan lebih banyak fleksibilitas.
Minggu lalu, Sekretaris Pendidikan Gavin Williams berjanji kepada anggota parlemen Tory untuk mengakhiri pendekatan yang lembut soal berurusan dengan serikat pekerja.
Ia berjanji untuk membawa anak-anak kembali ke sekolah pada bulan September dengan menggandakan batasan 15-anak dalam satu kelas di sekolah dasar.
Ia juga mengabaikan persyaratan bagi guru untuk melakukan physical distancing 'satu meter plus' yang telah berlaku sejak 4 Juli lalu.
Dengan visinya untuk bangkit pasca-Covid di Inggris, Boris akan berpidato pada hari Selasa mendatang untuk mengumumkan pembentukan satuan tugas untuk mempercepat pembangunan sekolah, rumah sakit, jalan dan bahkan penjara.
Satuan tugas tersebut diberitahu bahwa "tidak ada alasan untuk penundaan" untuk membangun program setelah negara menunjukkan bahwa mereka dapat bergerak dengan cepat selama keadaan darurat nasional.
(*)
• Hasil Liga Inggris Man City vs Liverpool, Sang Juara Tak Berdaya di Etihad Stadium, City Pesta Gol
• Terkait UU Keamanan Nasional, Inggris dan Australia Tawarkan Kewarganegaraan bagi Warga Hong Kong
• Hasil, Klasemen, Top Skor Liga Inggris Setelah Chelsea Kalah, Arsenal Menang, Aubameyang 19 Gol
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dalam 2 Hari, 12.000 Pekerjaan Lenyap di Inggris".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/4-6-2020-gaji-polisi-di-beberapa-ngera.jpg)