Breaking News:

KARIMUN TERKINI

Penerapan Belajar Tatap Muka Belum Maksimal, Omzet Penjualan Buku Tulis di Karimun Turun 50 Persen

Kondisi pelajar SD (Sekolah Dasar) yang belum menjalani belajar tatap muka langsung menjadi faktor sepinya pembeli.

TribunBatam.id/Elhadf Putra
Warga mencari perlengkapan sekolah toko buku di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Selasa (14/7/2020). Penjualan buku tulis pada tahun ajaran baru kali ini menurun dibanding sebelumnya. 

Pemandangan yang berbeda juga tampak di dalam kelas.

Hari pertama tahun ajaran baru di sekolah di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Senin (13/7/2020).
Hari pertama tahun ajaran baru di sekolah di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Senin (13/7/2020). (TribunBatam.id/Elhadf Putra)

Jumlah siswa yang ada di dalam kelas leboh sedikit dibandingkan sebelum pandemi.

Dua orang siswa biasanya duduk berdampingan di kursi dan bangku yang berdempetan.

Namun sekarang para siswa tidak lagi memiliki "teman sebangku".

Di tahun ajaran 2020/2021 ini, setiap kelas tingkat SMP di Kabupaten hanya diisi oleh 18 orang siswa saja.

Adapun perbedaan ini terpaksa dilakukan untuk menghadapi new normal dan mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Karimun.

Terapkan Belajar Tatap Muka Secara Bergantian

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Bakri Hasyim meninjau sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Peninjauan dilakukan pada hari pertama ajaran baru 2020/2021, Senin (13/7/2020). Sejumlah pegawai di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun juga turut mendampinginya.

Kegiatan ini dilakukan Bakri untuk mengawasi dan memeriksa kesiapan sekolah menghadapi masa new normal di tahun ajaran baru 2020/2021.

Bakri mengatakan sekolah-sekolah di Kabupaten Karimun harus menerapkan protokol kesehatan. Tujuannya adalah untuk mencegah penularan Covid-19.

"Saya bersama jajaran langsung turun ke sekolah-sekolah mengecek penerapan protokol kesehatan," katanya.

Dari hasil peninjauannya tersebut, lanjut Bakri, pihak sekolah telah menjalankan protokol kesehatan sebagaimana yang telah dianjurkan.

Jadwal Acara TV Hari Ini, Selasa (14/7), Sinetron Istri Kedua SCTV, Tukang Ojek Pengkolan RCTI

Video Gol & Highlight Granada vs Real Madrid, Ferland Mendy & Karim Benzema Cetak Gol, Madrid Menang

Pihak sekolah harus menyiapkan komponen-komponennya. Diantaranya thermogun, penggunaan masker oleh seluruh orang yang ada di sekolah, menyediakan tempat cuci tangan dan sabun serta menerapkan sosial dan physical distancing.

"Alhamdulillah, secara keseluruhan protokol kesehatan dijalankan," unkapnya.

Untuk proses belajar mengajar, pihak sekolah juha akan menerapkan pola On-Off. Artinya setiap siswa akan belajar secara tatap muka secara bergantian.

"Jadi satu hari belajar tatap muka dan satu hari belajar di rumah. Setiap kelas yang memiliki 32 siswa akan dibagi dua, dan masuknya bergantian," terang Bakri.

Dengan adanya persiapan-persiapan tersebut, Bakri berharap kegiatan belajar-mengajar dapat berjalan dengan baik.

"Kami berharap ini berjalan dengan lancar," ucapnya.(TribunBatam.id/Elhadif Putra)

Penulis:
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved