Kamis, 11 Juni 2026

BATAM TERKINI

Pakai Bahan Berbahaya, BPOM Kepri Ungkap Risiko Hisap Rokok Elektrik

Rokok elektrik baik yang menggunakan cairan atau likuid atau yang pembakaran secara elektrik akhir-akhir ini menjadi tren. Ini bahayanya menurut BPOM.

Tayang:
Thinkstockphotos
Ilustrasi vape. BPOM mengungkapkan bahaya menghisap roko elektrik atau vape. 

Sebelumnya EVALI dikenal dengan sebutan Vapi.

Para ahli yang terdiri dari dokter dan peneliti mengumumkan bahwa munculnya vitamin E asetat dan Tetrahidrocanabinol (THC) dalam vaping diduga kuat sebagai penyebab terbesar munculnya EVALI.

Namun para peneliti masih belum bisa menyimpulkan dengan pasti terkait zat tunggal terkait munculnya penyakit paru-paru misterius yang menimpa para pengisap vape tersebut.

Akibatnya, hingga kini belum diketahui dengan pasti bagaimana penyakit tersebut berkembang dan mengapa bisa begitu membahayakan jiwa dan menyebabkan paru-paru berhenti berfungsi sama sekali.

Gejala EVALI

Belum ada tes tunggal yang bisa mengidentifikasikan seseorang menderita EVALI.

Pasalnya kondisi EVALI memiliki kemiripan dengan kasus flu dan pneumonia lain, yakni:

- Sesak napas

- Batuk

- Sakit dada

- Demam dan menggigil

- Diare, mual, dan muntah

- Takikardia (detak jantung cepat)

- Takipnea (pernapasan cepat dan dangkal)

Namun diagnosis EVALI bisa dipenuhi ketika pasien melaporkan penggunaan vape selama 90 hari sebelum gejala pertama kali dirasakan.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved