Senin, 13 April 2026

Prabowo Incar 15 Jet Tempur Eurofighter Typhoon, Terungkap Fakta Menarik Ini

Austria memang berencana memensiuankan 15 jet tempur Eurofighter Typhoon pada tahun ini, karena masalah biaya operasional dan korupsi pengadaan jet te

Editor: Eko Setiawan
facebook
Bukan Rafale/Sukhoi 35, Prabowo Incar 15 Jet Tempur Eurofighter Typhoon, Terungkap Fakta Menarik Ini. Jet tempur canggih Euro Fighter Typhoon Austria 

TRIBUNBATAM.id - Bukan jet tempur Rafale Perancis atau Sukhoi 35 Rusia, ternyata Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengincar jet tempur Eurofighter Typhoon Austria.

Austria memang berencana memensiuankan 15 jet tempur Eurofighter Typhoon pada tahun ini, karena masalah biaya operasional dan korupsi pengadaan jet tempur canggih ini.

Ketertarikan Menhan Prabowo mengakuisisi 15 jet tempur Eurofighter Typhoon Austria diungkap media The Presse dalam edisi Minggu (19/2020).

Pengakuan Mengejutkan Catherine Wilson, Ajak Satpam Rumahnya Untuk Nyabu Bareng

Detik-detik Sejumlah Remaja Minta Bensin di SPBU Sambil Acungkan Parang

SOERYA RESPATIONO Punya Jurus Serangan Udara di Pilgub Kepri, Tim dan Alat-alat Lengkap

Kementerian Pertahanan Austria mengkonfirmasi diterimanya surat tersebutakhir pekan lalu tetapi tidak mau berkomentar lebih lanjut tentang surat itu.

"Tolong izinkan saya untuk menghubungi Anda secara langsung mengenai masalah yang sangat penting bagi Republik Indonesia," tulis Prabowo.

“Untuk memodernisasi Angkatan Udara Indonesia, saya ingin mengadakan perundingan resmi dengan Anda untuk membeli semua 15 Eurofighter untuk Republik Indonesia,” kata Prabowo dalam surat itu.

Prabowo rupanya tahu sengketa mengenai Eurofighter Typhoon di Austria dan upaya untuk menyingkirkan pesawat-pesawat ini.

"Saya menyadari kepekaan masalah ini," tulisnya.

"Namun demikian, saya yakin penawaran saya menawarkan peluang bagi kedua belah pihak," katanya.

Austria menuduh Airbus telah menggelembungkan harga pesawat Eurofighter pada saat transaksi.

Austria membeli 15 jet tempur Eurofighter Tranche 1 senilai sekitar dua miliar euro ($ 2,12 miliar) dari Airbus, pembelian tersebut diklaim telah menyebabkan kerugian bagi Austria sebesar 1,1 miliar euro.

Jet tempur Euro Fighter Typhoon Austria yang jarang digunakan karena keterbatasan anggaran
Jet tempur Euro Fighter Typhoon Austria yang jarang digunakan karena keterbatasan anggaran (facebook)

Menurut temuan Kementerian Pertahanan Austria, Airbus dan konsorsium secara ilegal membebankan hampir 10 persen dari harga pembelian untuk apa yang disebut sebagai kesepakatan offset.

Austria kemudian diberitakan akan mempensiunkan dini 15 pesawat Eurofighter Typhoon Tranche 1 mulai 2020.

Selain masalah korupsi pengadaan 15 pesawat Eurofighter Typhoon Tranche 1, ada alasan mendasar kenapa Austria buru-buru memensiunkan jet tempur canggih ini.

Keteteran tanggung operasional

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved