Rabu, 8 April 2026

Ketika Content Creator Batam Bicara Pariwisata di Masa Pandemi, Beri Saran Industri Kreatif

Lesunya sektor pariwisata tak hanya jadi kekhawatiran pemerintah dan pelaku bisnis pariwisata. hal sama dirasakan content creator Batam

IST
Content creator asal Batam, Kepri, Kondaak Dio (26). Dara cantik ini berbicara tentang pariwisata saat berbincang dengan Tribun Batam, Rabu (22/7/2020). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Lesunya sektor pariwisata tak hanya jadi kekhawatiran pemerintah dan pelaku bisnis pariwisata.

Dara cantik asal Batam yang berprofesi sebagai content creator, Kondaak Dio (26) juga merasakan hal sama. 

Berbincang santai dengan Tribun Batam, wanita yang akrab disapa Dio ini merasa sudah saatnya Kepulauan Riau (Kepri) melepas ketergantungan dengan wisatawan mancanegara (wisman). 

Cara Dinas Pariwisata Kepri Tingkatkan Kunjungan Wisman di Tengah Corona, Tawarkan Paket Wisata

Singapura Terancam Resesi Kadis Pariwisata Akui Berimbas ke Wisman, Kepri Bidik Pelancor Lokal

Pariwisata Porak-poranda Isdianto Mengadu ke Presiden, Minta Izin Wisatawan Asing Masuk Kepri

Menurut Dio menurunnya kunjungan wisman di Kepri tak terlepas ketergantungan terhadap Singapura.

“Kita harus kreatif agar tak terlalu berimbas,” ujar Dio kepada Tribun Batam, Rabu (22/7/2020).

Kekhawatiran dara cantik asal Batam ini bukan tanpa alasan.

Wisman asal Singapura sendiri mendominasi jumlah kunjungan ke Kepri dengan persentase 49 persen.

Jumlah ini tercatat lebih banyak dari jumlah kunjungan wisman negara lainnya.

Content creator asal Batam, Kondaak Dio (26)
Content creator asal Batam, Kondaak Dio (26) (IST)

Dio pun mengatakan, dengan kondisi ini masyarakat serta pemerintah di Provinsi Kepri dituntut untuk lebih kreatif agar dapat mendongkrak jumlah kunjungan dari wisatawan lokal (wislok).

“Bisa dengan menggelar event musik dan budaya.

Cita rasanya kearifan lokal tapi dikemas lebih milenial,” tambah dia.

Sebagai salah satu content creator di Batam, Dio menuturkan pemerintah juga dapat melibatkan kalangan pemuda untuk ikut serta dalam merumuskan konsep kepariwisataan di Kepri.

Dinilai Mengganjal Pariwisata, PHRI Batam Minta Permenkumham 11/2020 Dicabut, Surati Wali Kota

Sambut Kedatangan Wisman, Pemko Batam Siapkan Protokol Kesehatan di Sektor Pariwisata

Pelaku Pariwisata Batam Menjerit, Minta Relaksasi Turis Singapura dan Malaysia Bisa Masuk

Apalagi sektor pariwisata menurutnya menjadi salah satu ikon paling populer di Kepri.

“Tapi yang paling penting menurut saya event budaya.

Karena selain dapat menggaet wislok ini dapat menggaet wisman kembali datang ke Kepri,” katanya lagi.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved