BATAM TERKINI
KABAR DUKA, Bayi Kembar Siam di Batam Meninggal Dunia Akibat Infeksi Paru
Kepergian bayi malang ini bahkan sebelum mendapat operasi pemisahan badan. Bayi kembar siam, Dzakiyah lahir pada 7 Desember 2019 di RS Elizabeth Batam
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Septyan Mulia Rohman
Wanita yang sehari-hari bekerja di sebuah perusahaan industri di Punggur Batam tersebut tak menyangka anak ketiganya bakal lahir dengan kondisi fisik yang tidak normal.
Pasalnya, sejak Zakia dalam kandungan tak pernah terdeteksi ada masalah dengan bayinya.
Bahkan, saat lahir ke dunia tanggal 7 Desember 2019 pun, bayinya tersebut lahir secara normal di rumah sakit.
Sembari duduk di sofa Rumah Sakit Badan Pengusaha Batam, Jumat (17/1/2020), kepada TRIBUNBATAM.id, Suci Risky bercerita bahwa kelahiran sang bayi yang kini berusia 40 hari dengan berat badan 8 kg tersebut membuatnya kaget.
Selama Suci mengandung, tidak ada gejala ataupun masalah yang dihadapinya.
Bahkan saat ia melakukan pemeriksaan USG, bayi nya dinyatakan sehat oleh dokter.
Namun, saat melahirkan ia harus menahan rasa sakit dan kaget yang luar biasa.
"Waktu saya mengandung bayi ini hingga usia 7 bulan saya masih aktif bekerja di salah satu perusahaan industri di Punggur. Selama mengandung kehamilan ada 4 kali saya lakukan pemeriksaan di USG," ujarnya Suci.
Waktu itu, kontrak kerja saya berakhir pada usia kandungan 7 bulan, dan saya putuskan tidak lanjut dan ingin fokus hingga melahirkan.
"Namun, Allah berkata lain, saya melahirkan bayi dengan kondisi seperti ini. Mungkin ini cobaan ya," kata Suci terlihat tegar.
Bahkan Suci berupaya menutupi kesedihannya dengan selalu melemparkan senyuman bagi orang yang menghampirinya.
Selama mengandung, ia mengaku selalu menjaga kondisi janinnya.
"Untuk asupan makanan pun saya selalu berimbang, sama seperti ibu-ibu lainnya," kata Suci.
Setidaknya ia telah 4 kali konsultasi ke dokter.
Ibu dengan tiga orang anak itu mengaku siap menerima bayinya jika memang hanya satu saja yang bisa diselamatkan.
"Ini merupakan anak ketiga saya, yang pertama sudah berusia 9 tahun. Saat ini duduk di bangku Sekolah Dasar," sebutnya.
Saat ini, Suci berharap uluran tangan semua pihak agar dapat meringankan beban biaya operasi pemisahaan sang anak. (TribunBatam.id/Bereslumbantobing/Alamudin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/bayi-kembar-siam-di-batam-dzakiyah-thalita-sakhi-meninggal-dunia.jpg)