Selasa, 14 April 2026

KASUS PROSTITUSI ONLINE DI BATAM

4 Bulan Barelang Guest House Jadi Base Camp Prostitusi Online, Polisi Bakal Panggil Pengelola Hotel

Selama 4 bulan Hotel Barelang Guest House (BG) yang ada di Aviari Batuaji Batam, digunakan empat pelaku prostitusi online menggunakan aplikasi MiChat.

TRIBUNBATAM.id/IAN SITANGGANG
Jajaran Polsek Batuaji Batam menggelar ekspose kasus prostitusi online melalui aplikasi MiChat yang diamankan oleh Polsek Batuaji, beberapa hari lalu. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Selama 4 bulan Hotel Barelang Guest House (BG) yang ada di Aviari Batuaji Batam, digunakan empat pelaku prostitusi online menggunakan aplikasi MiChat.

Untuk menindaklanjuti hal itu, Polsek Batuaji Batam akan memanggil pengelola Hotel.

Kapolsek Batuaji, Kompol Jun Chaidir, melalui Kanitreskrim Polsek Batuai Iptu Thetio, menerangkan dari hasil pengembangan Polisi 4 pelaku yang menyediakan prostitusi online di Hotel Barelang Guest House diketahui sudah menjalankan kegiatan tersebut sejak April 2020.

"Jadi kita perlu juga memanggil pengelola hotel apakah mengetahui kegiatan tersebut," kata Thetio, Selasa (28/7/2020).

Thetio mengatakan, dari pengakuan pelaku sejak April 2020 lalu pelaku sudah menyewa tiga kamar di hotel tersebut.

Pelaku juga tinggal di dalam kamar hotel.

INCAR Anak Sekolah untuk Dijual ke Lelaki Hidung Belang, 2 Mucikari di Batam Beraksi Pakai MiChat

Pelaku juga mengajak para wanita yang mau melayani pria hidung belang tinggal di tiga kamar yang disewa di Hotel Barelang Gueat House.

Prostitusi online yang diamankan oleh jajaran Polsek Batuaji tersebut menetapkan empat tersangka yakni NA (35) sebagai mami dan tiga laki-laki yakni JS (23), OD (21) dan Yf (21).

Thetio mengatakan pihak masih melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut.

"Minggu ini kita agendakan untuk memanggil pengelola hotel," kata Thetio.

Incar Anak Sekolah

Dua mucikari yang masih muda yakni masing-masing berusia 19 tahun dan 21 tahun ternyata mengincar anak-anak sekolah sebagai pelaku prostitusi 

Kedua pemuda itu memang ditugaskan untuk mencari mangsa yang bisa 'dijual' ke para pria hidung belang di Bata.

Tidak tanggung-tangung. Untuk melancarkan aksinya pelaku menyewa kamar di Wisma Mitra Mall Batauji, yang dijadikan tempat base camp mereka.

Tempat ini juga dijadikan sebagai prostitusi melayani nafsu hidung belang yang menggunakan jasa mereka.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved