Jenazah Ditahan Rumah Sakit Warga Batu Ampar Datangi RSBP Batam, Tak Yakin Jenazah Terpapar Covid-19
Pelataran gedung isolasi PIH RSBP ramai oleh kerumunan warga pada Ahad (9/8/2020) malam hari.
Editor: Azmi S
TRIBUNBATAM.id, Batam - Pelataran gedung isolasi PIH RSBP ramai oleh kerumunan warga pada Ahad (9/8/2020) malam hari.
Sekitar puluhan warga yang diketahui berasal dari kawasan Pantai Stres, Sungai Jodoh, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, tampak memadati lokasi gedung PIH tersebut.
• Kebahagiaan Keluarga Bachchan Dinyatakan Negatif Covid-19, Ini Kata Amitabh Bachchan!
• Keluarga Tak Terima Jenazah Pasien COVID-19 Dilakukan Pemulasaran, Datangi Kamar Mayat RSBP
• Kasus Baru Covid-19 Muncul di Tambang Kedua di Papua Nugini
Kerumunan warga ini berkumpul perihal menunggu kejelasan dari pihak rumah sakit terkait pemulasaraan jenazah seorang laki-laki paruh baya yang meninggal sejak pukul 15.00 WIB.
Bukan hanya dari pihak keluarga, kerumunan ini juga terdiri dari tetangga, maupun teman dari jenazah yang bersangkutan.
Pihak keluarga dan warga setempat meminta RSBP untuk segera memulangkan jenazah agar dapat dikebumikan sebagaimana mestinya.
Akan tetapi, terjadi perdebatan alot antara pihak rumah sakit, dan keluarga terkait status jenazah yang masih belum bisa dipastikan apakah terkonfirmasi positif Covid-19 atau tidak.
Sebagian besar warga menganggap yang bersangkutan tidak mungkin terkonfirmasi positif Covid-19.
• Insentif Dokter RSKI Covid-19 di Pulau Galang Batam Belum Cair Sepenuhnya, Ini Kata Mahfud MD
• Tak Bisa 100 Persen Efektif, Pakar Amerika Serikat Peringatkan Soal Vaksin Covid-19
• Takdir Ranking I Seleksi Akpol dari Batam, Pelukis BJ Habibie yang Kandas Karena Covid-19
Jenazah yang sebelumnya berstatus suspek ini, menurut kesaksian warga, sempat bolak-balik rapid test dengan hasil nonreaktif.
"Sebelumnya tanggal 6 Agustus juga sempat dirawat di RS Budi Kemuliaan, sudah berkali-kali rapid test hasilnya Non-reaktif kok," ujar salah seorang warga.
Sementara warga terlihat duduk menunggu di luar area gedung PIH, pihak keluarga, yaitu seorang perempuan dan dua laki-laki yang merupakan anak almarhun tampak berulang kali keluar masih pintu ruang isolasi.
Salah seorang anggota keluarga tampak kalut selepas keluar dari ruang isolasi RSBP untuk berdiskusi bersama dokter dan pihak rumah sakit.
"Pihak rumah sakit bilang, ibu mau tanggung risiko penjara 7 tahun kalau jenazah ternyata positif Covid-19?" ujarnya memelas.
Ungkapan ini kemudian disambut geram oleh para warga yang turut menunggu.
Sebagian besar warga sepakat bersedia menandatangani surat pernyataan asalkan jenazah dapat segera dibawa pulang malam ini juga.
• Bupati Bintan Apri Sujadi Dua Kali Swab Tes Covid-19
• UPDATE Kasus Covid-19 Kepri 8 Agustus 2020, Wabah Corona Masih Ada dan Cenderung Meningkat
• Kasus Baru Covid-19 Muncul di Tambang Kedua di Papua Nugini
Sebelumnya mereka kompak apabila harus menanggung konsekuensi diboyong ke RSKI Covid-19 Galang apabila terbukti jenazah positif Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/puluhan-warga-berkumpul-di-depan-gedung-pih-rsbp-batam.jpg)