Rabu, 8 April 2026

VIRUS CORONA DI KARIMUN

Kasus Covid-19 di Karimun Terus Melonjak, Pemkab Karimun Akan Berlakukan Lockdown

"Kalau kasus positif Covid 19 terus bertambah untuk klaster Karimun, maka langkah kita akan melakukan lockdown.

TribunBatam.id/Istimewa
Bupati Karimun, Aunur Rafiq didampingi Ketua DPC PKB Kabupaten Karimun Nyimas Novi Ujiani menjalani rapid tes di kantor DPP PKB di Jakarta, Senin (24/8/2020). 

Editor Danang Setiawan

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Kasus pandemi virus corona atau covid-19 di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau terus mengalami peningkatan kasus baru.

Hingga saat ini, kasus covid-19 di Karimun mencapai 28 orang.

Dengan rincian 19 diantaranya telah sembuh dan 9 lainnya sedang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani Kabupaten Karimun.

"Kalau kasus positif Covid 19 terus bertambah untuk klaster Karimun, maka langkah kita akan melakukan lockdown. Saat ini, kami menunggu hasil tracking dari kasus baru positif di Pulau Karimun," kata Bupati Karimun Aunur Rafiq kepada Tribunbatam.id, Senin (24/8/2020).

Saat ini, pemerintah Kabupaten Karimun mulai mempertimbangkan rencana karantina wilayah (lockdown).

Wacana ini mulai mengemuka setelah kasus terkonfirmasi Covid-19 terus meningkat.

Selundupkan Ratusan Burung Murai, 2 Warga Tanjunguban Ditembak Mati di Malaysia

Pemerintah Tunda Pencairan Subsidi Gaji Rp 600 Ribu di Tanggal 25 Agustus, Ini Alasannya

Namun Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan langkah tersebut masih harus melalui sejumlah pertimbangan.

Rafiq menyebutkan, Pemerintah Daerah juga masih menunggu hasil swab dari pelacakan atau tracing pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Jika kasus bertambah, lanjut Rafiq, langkah-langkah menuju lockdown juga harus melalui rapat koordinasi untuk mengambil langkah tegas.

"Sementara mungkin kita tutup dulu. Tapi itu tadi, kalau jumlah positif terus bertambah dari yang telah ada ini," tambahnya.

Follow Juga:

Kasus terkonfirmasi positif terakhir diketahui adalah seorang pegawai sebuah instansi vertikal di Kabupaten Karimun.

Pasien tersebut terkonfirmasi positif Covid-19 setelah kembali dari Depok, Provinsi Jawa Barat.

"Ini bukan dari klaster Kundur," ujar Rafiq.

Tracing telah dilakukan tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Karimun pada Jumat kemarin (21/8/2020) sebanyak 57 orang.

 KPPAD Anambas Tangani Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur, 2 Orang Diduga Jadi Korban

 Didampingi Nyimas Novi Ujiani, Aunur Rafiq Berangkat ke DPP PKB di Jakarta, Ini Agendanya

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved