Breaking News:

WANITA BATAM Nekat Usap Air Liur Jenazah COVID19 ke Wajah, Tak Percaya Corona Berakhir Jemput Paksa

Aksi dramatis dilakukan dua warga Batam saat dijemput paksa Tim Gugus Tugas dari klinik swasta, Senini (24/8/2020)

TRIBUNBATAM.id/BERES LUMBANTOBING
Tim Gugus Covid-19 didampingi aparat Polsek Sekupang menjemput paksa dua warga yang kontak erat dengan jenazah pasien Covid-19, saat melakukan rapid test mandiri di salah satu klinik swasta di Kota Batam. 

Hasil ini diketahui setelah Pemerintah Kota Batam kembali merilis penambahan pasien, Sabtu (22/8/2020) lalu.

"Tunggu sampai negatif baru diproses (hukum).

Yang terlibat saja," kata Kepala Dinas Kesehatan Batam, Didi Kusmarjadi, Minggu (23/8/2020).

2. Terancam Pidana

Didi menjelaskan tindakan yang dilakukan warga melanggar Pasal 93 Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Ancaman pidananya pun tak main-main. Jika terbukti bersalah oknum perebut jenazah terancam pidana penjara maksimal 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta.

3. Video Jemput Paksa Viral

Didi Kusmarjadi angkat bicara mengenai video wanita muda yang dijemput paksa oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 berpakaian alat pelindung diri.

Dalam video berdurasi 1:42 menit itu tampak adegan seorang wanita muda berbaju merah marun dan masker hitam tengah diseret paksa keluar dari sebuah klinik oleh sedikitnya lima orang berbaju hazmat.

Wanita tersebut tampak berteriak-teriak ketika diseret oleh tenaga kesehatan, masuk ke dalam sebuah ambulans dari UPT Puskesmas Lubuk Baja.

Halaman
1234
Editor: Irfan Azmi Silalahi
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved