Resesi Ancam Indonesia, Siap-siap Lakukan 4 Cara Ini agar Finansial Aman

Sejumlah negara termasuk Indonesia saat ini dalam bayang-bayang resesi ekonomi dampak Covid-19

TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Ilustrasi. Ratusan warga mengantre di depan Kantor UKM Kota Tanjungpinang, untuk mendaftarkan usahanya mendapat BANPRES Produktif dari pemerintah, Jumat (28/8/2020). Sejumlah negara termasuk Indonesia saat ini dalam bayang-bayang resesi ekonomi dampak Covid-19. 

Jurang Resesi Ancam Indonesia, Siap-siap Lakukan 4 Cara Ini agar Finansial Aman

TRIBUNBATAM.id - Tak ada yang membantu kondisi perekonomian Indonesia saat ini sedang sulit.

Banyak rumah tangga yang ekonominya tergerus dampak dari Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dampak pandemi Covid-19.

VIRAL Warga Santuy Gelar Pesta Dangdutan di Zona Merah Covid-19, Langsung Kena Sanksi

Tak sedikit pula orang-orang berganti profesi untuk tetap bertahan di masa-masa sulit sekarang ini.

Pemerintah memang telah mengeluarkan sejumlah kebijakan, termasuk program bantuan untuk membantu rakyat.

Mahasiswa Diculik dan Dianiaya karena Materi Unjuk Rasa, Sekda: Jangan Saling Curiga

Namun, pandemi yang berkepanjangan memicu kekhawatiran publik terjadinya resesi eknomi.

Ratusan warga mengantre di depan Kantor UKM Kota Tanjungpinang tanpa menjaga protokol kesehatan Covid-19, Jumat (28/8/2020) siang. Mereka berbondong-bondong datang untuk mendaftarkan usahanya agar bisa mendapat BANPRES Produktif dari pemerintah.
Ratusan warga mengantre di depan Kantor UKM Kota Tanjungpinang tanpa menjaga protokol kesehatan Covid-19, Jumat (28/8/2020) siang. Mereka berbondong-bondong datang untuk mendaftarkan usahanya agar bisa mendapat BANPRES Produktif dari pemerintah. (TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA)

Tak hanya Indonesia, sejumlah negara mengalami hal sama, di mana saat ini sudah masuk ke jurang resesi dampak pandemi Covid-19.

Sementara itu, Indonesia saat ini sedang bersiap akan ancaman tersebut jika pada kuartal III 2020 pertumbuhan ekonomi masih di level negatif.

TERUNGKAP Peran Joker di Kasus Jaksa Pinangki, Djoko Tjandra Pinjam Uang Ipar untuk Andi Irfan Jaya

Head of Marketing PT Indo Premier Sekuritas Paramita Sari mengatakan, penanda utama resesi adalah penurunan ekonomi dengan berkurangnya perdagangan dan aktivitas industri.

Kondisi ini berpotensi membuat pertumbuhan ekonomi minus dalam dua kuartal berturut-turut.

Adapun pada kuartal II 2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia minus 5,32 persen.

"Kendati demikian, optimisme itu tetap ada untuk perekonomian Indonesia yang masih bisa tumbuh positif hingga akhir tahun, jika pada kuartal III mendatang pertumbuhan ekonomi bertahan di zona positif," kata Paramita kepada Kompas.com, Kamis (3/9/2020).

Cara Mudah Membuat Avatar Facebook, Pastikan Update ke Versi Terbaru Baik Android atau iOS

1. Berhemat

Hemat bukan berarti pelit.

Hemat keuangan di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang belum tahun pasti kapan berakhir sangat penting untuk menghadapi kondisi perekonomian yang bisa jadi lebih seret dari saat ini.

Oleh sebab itu, beberapa pos keuangan yang tidak penting-penting amat perlu ditunda terlebih dahulu dan fokus pada kebutuhan-kebutuhan pokok.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved