Anak Buah Idham Azis Tangkap Penyanyi Jebolan Indonesian Idol, Ayla Zumella Terlibat Kasus Penipuan

Polisi akhirnya menangkap jebolan Indonesia Idol 2012 Ayla Zumella terkait dugaan keterlibatan dalam kasus penipuan arisan online bermodus investasi.

Editor: Eko Setiawan
istimewa
Jebolan Indonesia Idol 2012 Ayla Zumella (Tangkapan layar youtube) 

Lebih lanjut, Denny menjelaskan seluruh member mencium penipuan tersebut awalnya saat terduga pelaku Tania pura-pura sakit dan tidak mengembalikan bunga para member.

"Jadi awalnya tahu penipuan itu pada malam tanggal 26 Agustus kayak dia bilang pengirimannya itu di H+1 gitu, rupanya di hari Kamisnya tanggal 27 Agustus dia ngaku sakit. Jadi mungkin dia bakal transfer, tiba-tiba teman di grup bertanya kenapa foto di Instagram dan Facebook harus dihapus. Lalu masih di tanggal 27 Agustus pacarnya owner masuk ke grup itu dan mengatakan masalah duos dia yang bertanggungjawab gitu," tutur Denny.

Namun, ia baru menyadari bahwa hal tersebut ternyata tipu muslihat

"Rupanya malam hari dapat kabar Tania sudah berangkat ke Pontianak dan itulah kami langsung datang ke rumah dia. Dan benar dia sudah pergi ke Pontianak dan diantarkan cowoknya ke bandara pagi harinya tanggal 28 Agustus," jelasnya.

tribunnews
SEORANG mahasiswa asal Sumbul Kabupaten Dairi, Kevin (22) tertipu hingga Rp 500 juta oleh arisan online By Tunuk. Kevin sudah melapor ke Polda Sumut. (TRIBUN MEDAN/HO)

Ia menyebutkan ternyata selama ini dirinya dibohongi oleh sistem investasi duos yang dilakukan terduga pelaku.

"Nah seperti saya dan kawan-kawan lain itu yang memberikan pinjaman atau investor kepada peminjam melalui owner di dalam satu grup. Rupanya peminjamnya ini peminjam fiktif yang dibuat si pelaku. Jadi waktu kami jumpai itu di situlah kami jumpai kalau HP dia itu ada enam, jadi dia membuat grup sebenarnya peminjamnya enggak ada. Semuanya si owner pelaku ini yang bikin," ungkapnya.

Ia menyebutkan bahwa saat ini dirinya masih menunggu kabar dari laporan polisi yang diajukan korban lainnya, Kevin Ronaldo Girsang yang tertipu senilai Rp 500 juta.

"Jadi kami tidak semua bikin laporan, hanya beberapa saja yang buat LP ke Polda Sumut, karena pihak kepolisian sebut yang buat laporan yang kerugiannya terbesar saja. Nanti kami akan ikut sebagai saksi korban," imbuhnya.

tribunnews
Korban penipuan arisan online melapor ke Polrestabes Medan, Senin (31/8/2020) lalu. (Tribun Medan)

Sebelumnya, mahasiswa asal Sumbul Kabupaten Dairi Kevin (22) tertipu hingga Rp 500 juta.

Bahkan korban juga telah melaporkan terduga pelaku owner arisan online By Tunuk ke Polda Sumatera Utara.

Saat diwawancarai, Kevin mengatakan dirinya sudah mengikuti penipuan berkedok arisan online itu sejak bulan Juli 2020.

Ia mengaku sudah menyetor sekitar Rp 500 juta kepada terduga pelaku owner bernama Tania Amanda Rizki Nainggolan (26) warga Sidikalang.

Dimana terduga pelaku sudah menghilang sejak 26 Agustus 202.

"Sekitar Rp 500 juta sudah menyetor ke owner arisan. Selama ini lancar-lancar saja cuman mulai bulan 8 tanggal 26 Agustus itulah dia mulai kabur enggak keliatan lagi," katanya, Sabtu (5/9/2020) siang.

Kevin menjelaskan sejak menghilangnya sang owner, ia dan 11 orang lainnya merasa tertipu dan langsung membuat Laporan Polisi ke Polda Sumut.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved