PILKADA SERENTAK
Ditanya Wacana Pilkada Serentak Ditunda, Amsakar: Lebih Baik Tetap Dilaksanakan
Amsakar bilang, tak ada yang bisa memprediksi kapan Covid-19 akan selesai. Karena itu, ia lebih memilih pilkada serentak tetap dilaksanakan
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad angkat bicara ketika ditemui di Kantor DPRD Kota Batam, usai rapat paripurna, Senin (21/9/2020).
• Akhirnya Mendagri Tito Karnavian Tunda Seluruh Pelaksanaan Pilkades Tahun Ini
• Covid-19 Mengganas, Haris Daulay Ungkap Nasib Pilkada Bintan, Ditunda?
Tanggapannya terhadap persoalan dilematis tersebut beragam. Dalam posisi sebagai Wakil Wali Kota sekaligus bakal calon Wakil Wali Kota Batam dari jajaran petahana, Amsakar menyerahkan persoalan pada keputusan pemerintah pusat.
"Pilihan yang terbaik bagi bangsa, itu lah yang kita ikuti," ujar Amsakar.
Meski demikian, ada beberapa hal yang menurut Amsakar penting untuk dipertimbangkan. Persoalannya, sebagian besar tahapan Pilkada sudah dilaksanakan baik di tingkat daerah Kepri maupun daerah lainnya secara nasional.
Menurut Amsakar, tahapan dan serapan anggaran Pilkada 2020 sudah mencapai sekitar 50 persen. Rentang waktu jelang 9 Desember 2020 juga kian singkat.
"Kemarin sudah rapat video conference (vicon) dengan Mendagri dan Dirjen Keuangannya, disampaikan agar menggelontorkan dana sebesar 50 persen dari posting APBD untuk Pilkada," jelas Amsakar.
Perkara pembiayaan dan anggaran yang telah terserap, sepatutnya turut menjadi pertimbangan bagi pemerintah pusat dalam menentukan pelaksanaan Pilkada serentak.
Namun, Amsakar mengaku akan mengikuti apapun keputusan pemerintah pusat yang terbaik terkait kejelasan jadwal Pilkada tersebut.
(TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1409wawako-batam.jpg)