Kamis, 4 Juni 2026

TRIBUN WIKI

Minim Serat dan Vitamin, Benarkah Karbohidrat Olahan Berbahaya bagi Tubuh?

Karbohidrat olahan juga kerap disebut kalori "kosong" karena kandungan serat, vitamin, dan mineralnya sangat minim.

Tayang:
freepik.com
KARBOHIDRAT SEDERHANA - Karbohidrat olahan juga dikenal dengan sebutan karbohidrat sederhana. FOTO: ILUSTRASI 

Jenis karbohidrat ini juga cepat dicerna dan memiliki indeks glikemik yang tinggi.

Itu sebabnya, karbohidrat olahan seringkali menyebabkan lonjakan gula darah dan kadar insulin.

Jenis karbohidrat olahan bisa kite temui dalam makanan olahan, seperti tepung putih, roti, nasi putih, kue kering, soda, pasta, dan gula tambahan.

Bahaya Kekurangan Karbohidrat saat Diet Sembarangan, Berat Badan Justru Sulit Turun, Mengapa?

3 Masalah Kesehatan Akibat Kelebihan Karbohidrat, Berapa Jumlah Kebutuhan Hariannya?

Efek karbohidrat olahan pada kesehatan

Seperti yang disebutkan sebelumnya, karbohidrat olahan lebih cepat dicerna olah tubuh.

Akibatnya, mengonsumsi jenis karbohidrat ini akan menghasilkan lonjakan energi singkat.

Lonjakan energi singkat itu akan membuat kita kembali merasa lemas dan perlu mengonsumsi lebih banyak makanan agar kembali berenergi.

Akibatnya, asupan kalori dalam tubuh menjadi tinggi yang bisa memicu kenaikan berat badan.

Padahal, berat badan berlebih membuat kita berisiko tinggi mengalami gangguan kesehatan seperti:

- penyakit jantung

- diabetes tipe 2

- stroke

- hipertensi

- asma

- sakit punggung kronis

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved