Wakapolres Tanjungpinang Sergah Mahasiswa: Mana Korlapnya, Sini!
Ketegangan antara Wakapolres Tanjungpinang dengan massa aksi menolak UU Cipta Kerja di Kota Gurindam sempat terjadi, Kamis (8/10/2020)
TRIBUNBATAM.ID - Ketegangan antara Wakapolres Tanjungpinang dengan massa aksi menolak UU Cipta Kerja di Kota Gurindam sempat terjadi, Kamis (8/10/2020).
Pemicunya, massa cuek saat diminta melakukan rapid test sebelum melakukan aksi di Tanjungpinang.
• Risma Marahi Pengunjuk Rasa, Polisi Berkali-kali Tembakkan Gas Air Mata ke Pendemo Tolak Omnibus Law
• Baku Serang 1 Jam, Pendemo Peluk Polisi yang Tembaki Mereka: Kami Cuma Pengin Ngomong, Dengar!
"Kalian gak mau diatur kan, mana korlapnya, sini! Anggota tutup akses," teriak Wakapolres Tanjungpinang Kompol Chaidir.
Pantauan Tribunbatam.id, ada puluhan mahasiswa tampak berhasil keluar dari Lapangan Pamedan, namun massa aksi lainnya tertahan.
Melihat kondisi semakin memanas, Kapolres Tanjungpinang, AKBP M Iqbal langsung turun dalam kerumunan motor.
Ia meminta anggotanya untuk membuka jalan.
"Sudah-sudah silakan kasih jalan," ujar Iqbal.
• Massa Berpakaian Hitam! Perusuh di Demo Tolak UU Cipta Kerja Bandung, Palembang Denpasar dan Jakarta
• Demo Tolak UU Cipta Kerja, Dosen Ini Janji Beri Nilai A kepada Mahasiswa Ikut Unjuk Rasa
Meski begitu, ketika melihat mahasiswa tidak menggunakan masker, Iqbal meminta mereka untuk berhenti dulu dan memakai masker.
Selain itu, Iqbal juga memakaikan helm kepada salah satu mahasiswa.
"Silakan menyampaikan aspirasi, tapi ingat ini sedang pandemi Covid-19.
• Mereka Menipu! Unjuk Rasa Lawan Penguasa Thailand Serukan Negara Milik Rakyat
• Kematian Covid-19 Global Tembus 1 Juta, Warga di Eropa Gelar Unjuk Rasa: Pandemi Itu Tipuan
Pakai masker, jaga jarak saat aksi.
Helm juga harus dipakai kalau berkendara," ujarnya.
Setelah itu, ratusan mahasiswa keluar dari Lapangan Pamedan dengan tertib.
• Telegram Kapolri Larang Aksi Buruh, YLBHI: Polri Tak Punya Hak Mencegah Unjuk Rasa
• Demo Tolak UU Cipta Kerja, Dosen Ini Janji Beri Nilai A kepada Mahasiswa Ikut Unjuk Rasa
Massa aksi ini pun mendapat pengawalan menuju kantor DPRD Kepri di Tanjungpinang.
Sebelumnya diberitakan, ratusan mahasiswa di Tanjungpinang berkumpul di Lapangan Pamedan, Jalan Ahmad Yani Tanjungpinang, Kamis (8/10/2020).
Sejumlah mahasiswa pun mengajak rekan-rekannya untuk menyanyikan lagu-lagu perjuangan.
Namun, sebelum melakukan aksi, Polres Tanjungpinang mengingatkan massa aksi untuk melakukan pemeriksaan rapid test.
• Mahasiswa Unjuk Rasa di Depan Kantor Disnaker Bintan, Soroti Aktivitas PT BAI
"Kami imbau kepada mahasiswa nanti akan diadakan rapid test, bila ada yang dinyatakan reaktif akan kita geser untuk pemeriksaan lanjutan," ujar anggota Polisi Wanita (Polwan) menggunakan pengeras suara dari mobil Patroli Satlantas Polres Tanjungpinang.
Pantauan Tribunbatam.id, terlihat petugas kesehatan yang akan melakukan pemeriksaan rapid test telah menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap berwarna biru.
• Daerah tak Bisa Ubah Keputusan Pusat Soal Omnibus Law, Ini Tawaran Ketua DPRD Batam ke Mahasiswa
Setibanya di Kantor DPRD Kepri Tanjungpinang, massa aksi dari mahasiswa langsung berorasi, Kamis (8/10/2020).
Dalam aksinya mahasiswa tampak berkerumun dan tidak terlihat menjaga jarak.
Imbauan Kapolres Tanjungpinang, AKBP M Iqbal agar massa aksi menjaga jarak seakan tidak didengar.
Massa aksi tetap meminta kepada aparat keamanan untuk bisa masuk ke depan pintu Kantor DPRD Kepri.
Tak lama berorasi, mobil demo dari buruh datang menghampiri massa aksi.
Mahasiswa dan perwakilan dari buruh pun berorasi bersama.
Massa dari buruh ini, ternyata datang dari Batam.
• Puluhan Siswa SMA Batam Diamankan Saat Hendak ikut Demo Tolak UU Omnibus Law (Cipta Kerja)
Namun perwakilan buruh dari Batam menyampaikan, tujuan utama kedatangan mereka ke Kantor DPRD Kepri untuk persoalan serikat pekerja.
"Untuk tujuan penolakan Undang-undang Cipta Kerja kita sama.
• PENJUAL Nasi Kotak Serba 5.000 Laris Manis saat Demo Buruh & Mahasiswa Tolak UU Omnibus Law di Batam
Tapi kami sampaikan bahwa kami juga ada menyampaikan urusan serikat kepada DPRD.
Kami hanya antardokumen saja, dan nanti akan kembali lagi ke Batam dan bergabung lagi bersama aksi yang juga digelar di Batam," ujar perwakilan buruh yang datang dari Batam.
Sebelum masuk ke kantor DPRD Kepri, sejumlah perwakilan buruh menjalani rapid test.
Ternyata ada dua orang perwakilan buruh dari Batam yang reaktif.
• DINKES Batam Terjunkan Personel Kawal Aksi Demo Tolak UU Cipta Kerja (Omnibus Law) di Batam
Hasil itu pun diumumkan salah satu dokter dari tim gugus tugas Kepri kepada para mahasiswa.
"Ada dua orang dari perwakilan buruh yang datang tadi, saat di-rapid test hasilnya reaktif, dan saat ini dalam proses penjemputan untuk isolasi.
Kami menyampaikan ini, silakan dan tolong jaga jarak," ujar salah satu dokter dari tim gugus tugas Kepri dengan menggunakan pengeras suara.
• Ditanya Soal Isi UU Omnibus Law, Begini Kata Seorang Buruh yang Ikut Aksi Demo
.
.
.
(TRIBUNBATAM.ID/ENDRA KAPUTRA)
Wakapolres Tanjungpinang Sergah Mahasiswa: Mana Korlapnya, Sini!
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0810rapid-test1.jpg)