Breaking News:

Ketegasan Kapolri Jenderal Idham Azis, Bareskrim Tahan Irjen Napoleon Bonaparte Soal Djoko Tjandra

Bareskrim Polri akhirnya menahan Irjen Napoleon Bonaparte dan Pengusaha Tommy Sumardi terkait pelarian Djoko Tjandra.

Editor: Agus Tri Harsanto
istimewa
Irjen Napoleon Bonaparte 

Editor: Agus Tri Harsanto

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Bareskrim Polri akhirnya menahan Irjen Napoleon Bonaparte dan Pengusaha Tommy Sumardi terkait pelarian Djoko Tjandra.

Irjen Napoleon Bonaparte dan Tommy Sumardi merupakan tersangka tersangka korupsi pencabutan red notice atas nama Djoko Tjandra.

 Keputusan penahanan keduanya itu diumumkan oleh Karo Penmas Humas Polri Brigjen Awi Setyono.

Menurut Awi, keduanya ditahan pasca menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan Covid-19.

"Tersangka NB langsung dilakukan swab dan selanjutnya dilakukan upaya paksa berupa dilaksanakan penahanan. Kemudian, saudara TS pukul 12.00 WIB juga demikian. Datang langsung dilakukan swab, dan selanjutnya dilakukan penahanan," kata Awi di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (14/10/2020).

Penahanan itu sekaligus membuktikan ketegasan Kapolri Jenderal Idham Azis

Sebelumnya Jenderal Idham Azis berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus pelarian terpidana kasus hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra. Idham berjanji akan memroses siapapun yang terlibat dalam pelarian Djoko Tjandra.

"Sekali lagi ini bentuk komitmen kami. Kami akan transparan, objektif, untuk usut tuntas apa yang terjadi," ujar Idham dalam siaran pers kepada wartawan, Jumat (31/7/2020).

Idham menegaskan, komitmen tersebut juga menjadi upaya untuk membersihkan Polri dari oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved