Polisi Sebut Modus Baru Berdemo! Ambulans Dipakai Kirim Logistik Diduga Angkut Batu
Ambulans diduga dipakai para pendemo untuk membawa logistik pada saat unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja di Jakarta
TRIBUNBATAM.ID - Ambulans diduga dipakai para pendemo untuk membawa logistik pada saat unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja di Jakarta.
Selain membawa makanan, beberapa ambulans dan mobil pribadi diduga membawa batu untuk dipakai pendemo menyerag polisi.
Baca juga: Mahasiswa Kesal Lagi Makan Pempek Ditembak Gas Air Mata Polisi, Jadi Saya Emosi
Baca juga: KPAI Sayangkan Polisi Persulit Penerbitan SKCK bagi Pelajar yang Terlibat Demo UU Cipta Kerja
Saat ini polisi masih mendalami kasus ini, di mana disebutkan pemakaian ambulans saat demo untuk membawa logistik (diduga batu) adalah modus baru.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, mobil ambulans dipilih karena dapat bergerak bebas masuk ke dalam kerumunan massa saat unjuk rasa terjadi.

"Ada kendaraan-kendaraan yang sudah kita deteksi.
Ini modus baru lagi sekarang ini.
Baca juga: 7 Potret Onky Mahardika, Polisi Viral di Demo Tolak UU Cipta Kerja, Disebut Mirip Oppa Korea
Baca juga: Emak-emak Nyangkut di Kawat Berduri Untuk Hadang Pendemo, Sampai Luka-luka Saat di Evakuasi
Ada yang menggunakan kendaraan ambulans yang bebas bergerak," ujar Yusri kepada wartawan, Rabu (14/10/2020).
Sayangnya, kata Yusri, pengoperasian ambulans itu disalahgunakan massa dalam unjuk rasa tolak Undang-Undang Cipta Kerja.
Baca juga: Rizieq Shihab Pulang Pimpin Demo UU Cipta Kerja?, Simak Penjelasan Dubes Indonesia untuk Arab Saudi
Baca juga: Setelah SBY, Kini Giliran Anaknya AHY yang Merasa Dituduh Jadi Aktor di Balik Demo UU Cipta Kerja
Bukan hanya untuk membawa logistik berupa makanan, melainkan diduga mengangkut peralatan dan batu-batu.
"Bahkan ada indikasi menyiapkan alat-alat batu untuk demonstrasi, pelemparan-pelemparan," kata Yusri.

Kini, polisi masih mendalami dan sudah mengidentifikasi beberapa kendaraan pribadi yang juga digunakan untuk mengangkut sejumlah logistik.
"Semua masih kita dalami.
Tetapi memang dropping makanannya ada.
Baca juga: VIDEO - Polisi Tangkap 32 Pelajar saat akan Demo di Monas, Begini Alasan Mereka
Baca juga: Link Live Streaming TV One Demo Hari Ini Tolak UU Cipta Kerja di Jakarta
Ada kendaraan-kendaraan pribadi sudah terdeteksi semuanya, ini kita lakukan pendalaman," katanya.
Seperti diketahui, gelombang penolakan pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja terus berlanjut dari berbagai elemen masyarakat.