Breaking News:

WISATA ANAMBAS

Bahan dan Cara Prosesi Tepung Tawar di Anambas, Sarat Makna, Kental Budaya Khas Melayu

Sejumlah bahan yang dipersiapkan untuk prosesi tepuk tepung tawar sarat makna dengan budaya khas Melayu yang kental

Penulis: Rahma Tika | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.ID/RAHMA TIKA
Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) saat tepung tawar Masjid Agung Baitul Ma'mur Anambas. Tepung tawar yang dilakukan oleh Ketua MUI Anambas kepada Bupati, Wakil Bupati, dan istri Bupati Anambas. 

Editor: Septyan Mulia Rohman

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Terdapat sejumlah perlengkapan dan alat yang harus disiapkan sebelum memulai prosesi tepuk tepung tawar.

Sejumlah barang yang harus dipersiapkan itu, mulai dari beras kunyit, beras putih, beras bertih, air tepung tawar, Inai yang digiling, daun perenjis serta mangkuk sebagai wadah.

Setiap jenis yang wajib ada di tepung tawar itu memiliki lambang tersendiri.

Seperti beras kunyit yang melambangkan agar diberikan kemurahan rezeki, beras putih melambangkan kesucian.

Kemudian beras bertih melambangkan kemakmuran, air tepung tawar melambangkan penyejuk hati, inai digiling melambangkan kerukunan, dan daun perenjis melambangkan kebersamaan.

Sementara itu tepung tawar juga digunakan dalam acara pengantin dan tamu khusus.

Prosesi yang kental dengan budaya Melayu ini, biasa terlihat di sejumlah wilayah di Provinsi Kepri, termasuk Kabupaten Kepulauan Anambas.

Ketua LAM Karimun Abu Samah, saat prosesi tepung tawar di KAL Pelawan, Kamis (2/7/2020).
Ketua LAM Karimun Abu Samah, saat prosesi tepung tawar di KAL Pelawan, Kamis (2/7/2020). (TribunBatam.id/Elhadif Putra)

Untuk pengantin sendiri tata cara tepung tawar ditabur ke empat penjuru mata angin dengan doa agar pengantin dijauhkan dari bala.

Sedangkan untuk tamu khusus dilakukan dengan cara menabur hanya sebatas pinggang ke bawah tidak sampai ke atas maupun terkena kepala dan muka.

Ternyata ber tepuk tepung tawar ini mempunyai makna dan artinya tersendiri.

Menepuk dahi ubun-ubun maknanya berpikiran sehat, menepuk bahu kanan dan kiri maknanya mendoakan semoga kuat memikul beban dalam hidup.

Kemudian menepuk telapak tangan artinya memohon doa semoga cekatan dalam melaksanakan pekerjaan.

Waktu pelaksanaan tepuk tepung tawar biasanya dilakukan saat acara calon pengantin berinai, pelaksanaan adat nikah, upacara mandi-mandi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved