Tanpa Pandang Bulu, Jokowi Minta Mendagri Tegur Kepala Daerah Abai Jalankan Protokol Kesehatan
Tanpa menyebut secara langsung nama kepala daerah yang dimaksud, Presiden Joko Widodo menyindir kepala daerah yang abai menegakkan protokol kesehatan
Tanpa Pandang Bulu, Jokowi Minta Mendagri Tegur Kepala Daerah Abai Jalankan Protokol Kesehatan
TRIBUNBATAM.ID - Tanpa menyebut secara langsung nama kepala daerah yang dimaksud, Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) menyindir kepala daerah yang justru abai menegakkan protokol kesehatan.
Ia juga menegur kepala daerah yang ikut berkerumun seraya mengingatkan betul-betul menjalankan aturan protokol kesehatan Covid-19 secara tegas tanpa pandang bulu.
Baca juga: Pelanggar Protokol Kesehatan di Tanjungpinang Mulai Kena Sanksi, Denda Rp 50 Ribu atau Kerja Sosial
Baca juga: Denda Uang Langgar Protokol Kesehatan di Tanjungpinang Bisa Berlipat Ganda, Ini Penjelasan Satpol PP

Baca juga: Pjs Gubernur Kepri Kagum saat Naik Bus Kayu di Karimun, Serukan Protokol Kesehatan Cegah Covid-19
"Saya juga minta Kepada Menteri Dalam Negeri untuk mengingatkan, kalau perlu menegur, kepala daerah baik gubernur, bupati, maupun wali kota untuk bisa memberikan contoh-contoh yang baik kepada masyarakat, jangan malah ikut berkerumun," kata Presiden dalam siaran pers resmi Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (16/11/2020).

Adapun beberapa hari lalu, kerumunan besar terjadi saat masa FPI menyambut kedatangan Pemimpin FPI Rizieq Shihab di Bandara Soekarno Hatta.
Baca juga: Tegas ! Kapolri Idham Azis Copot Kapolda Metro Jaya & Kapolda Jabar Diduga Imbas Acara Rizieq Shihab
Baca juga: Sosok Habib Rizieq Shihab Dimata Ustaz Abdul Somad, Sebut Berbeda dari yang Lain
Kerumunan tersebut berlanjut dalam acara pernikahan anak Rizieq Shihab beserta peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di kediaman pemimpin Front Pembela Islam itu.

Sementara itu Presiden Jokowi mengatakan, ia ingin agar daerah-daerah yang telah memiliki peraturan daerah mengenai penegakan disiplin protokol kesehatan, betul-betul menjalankan aturan tersebut secara tegas, konsisten, dan tidak pandang bulu.
Baca juga: Ratusan TKI dari Malaysia Masuk Tanjungpinang, Langsung Jalani Protokol Kesehatan Ketat
Baca juga: Sehari Temukan 15 Kasus Covid-19, Dinkes Tanjungpinang Gencar Edukasi Protokol Kesehatan
Tugas pemerintah, ia sebut ialah mengambil tindakan hukum, di mana ketegasan aparat dalam mendisiplinkan masyarakat untuk patuh kepada protokol kesehatan adalah suatu keharusan.
Baca juga: Pjs Bupati Bintan Ingatkan Protokol Kesehatan di Pilkada Bintan, Jangan ada Klaster Corona Baru

Ketegasan tersebut, lanjut Jokowi, sangat diperlukan lantaran berdasarkan data terakhir per 15 November lalu, rata-rata kasus aktif Covid-19 di Indonesia sudah berada pada angka 12,82 persen yang jauh lebih rendah daripada rata-rata kasus aktif dunia yang mencapai 27,85 persen.
Baca juga: KPU Kepri Minta Paslon di Pilkada Kepri Kawal Protokol Kesehatan, Cegah Penyebaran Virus Corona
Rata-rata kesembuhan pasien Covid-19 di Indonesia juga sangat bagus, yakni mencapai 83,92 persen yang jauh lebih baik dibandingkan dengan angka kesembuhan dunia di angka 69,73 persen.
Ia pun menambahkan, keselamatan rakyat di tengah pandemi Covid-19 saat ini merupakan hukum tertinggi.
Baca juga: DAFTAR 13 Pasien Sembuh Virus Corona di Batam, Total 2.691 Orang Sembuh Covid-19
Baca juga: Batam Tambah 25 Kasus Positif Virus Corona, Paling Banyak Karyawan Swasta
Oleh sebab itu, penegakan disiplin terhadap protokol kesehatan sudah semestinya dilakukan dengan tegas.

"Saya ingin tegaskan bahwa keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi.
Pada masa pandemi ini telah kita putuskan pembatasan-pembatasan sosial, termasuk di dalamnya adalah pembubaran kerumunan," lanjut Presiden.
Baca juga: UPDATE Covid-19 di Tanjungpinang, Pasien Positif Corona Tambah 4, Satu Pasien Berumur 80 Tahun
Baca juga: Virus Corona di Batam Sudah 3.431 Kasus, Masih ada Saja Warga Tak Bermasker saat di Luar Rumah
Baca juga: Bocah Laki-laki 8 Tahun di Bintan Positif Corona, Tambah 6 Kasus Baru Covid-19
.
.
.
(*)
Baca berita menarik lain di Google
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Jokowi Minta Mendagri Tegur Kepala Daerah yang Tak Tegakkan Protokol Kesehatan