Kamis, 28 Mei 2026

PILKADA KEPRI

PILKADA KEPRI - Soerya Soroti Status Lahan, Isdianto Tawarkan Sekolah Gratis, Ansar Berdayakan ASN

3 Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri yang mengikuti debat Pilkada Kepri 2020 saling adu visi misi soal apa aja yang akan dilakukan jika terpilih

Tayang:
TribunBatam.id/Alamudin
DEBAT PILKADA KEPRI - Pasangan calon Isdianto dan Suryani saat mengisi menjawab pertanyaan yang diajukan dalam Debat Pilkada Kepri, Jumat (20/11/2020). 

Selain itu, Ansar- Marlin mendapat pertanyaan mengenai Kepri yang memiliki wilayah lautan, namun belum berdampak pada kesejahteraan masyarakat dan PAD dan wisata bahari.

Ansar menanggapinya dengan mengatakan visi-misi Aman telah melakukan pemetaan setiap wilayah di Kepri yang memiliki potensi maritim.

Misalnya,  Natuna dan Anambas didorong untuk pengolaan perikanannya.

Aman akan memberlakukan Batam sebagai kawasan industri maritim, logistik, pariwisata, dan memberikan sebanyak mungkin relaksasi kepada investasi.

“Bintan kita fokus pada industri manufaktur maritim dan wisata, dan memberikan fasilitas pajak pelayanan, serta birokrasi lebih baik. Untuk kawasan Lingga tentu kita dorong untuk industri hasil pertanian dan perternakan. Jadi kami sudah petakan kawasan maritim disesuaikan potensi Kabupaten-Kota," jawab Ansar.

Pada akhir debat publik, ketiga Paslon diberikan kesempatan untuk memberikan closing statement.

“Insyaallah pada 9 Desember yang akan datang, satu dari tiga Paslon ini pasti akan menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri. Siapa pun yang terpilih di antara ketiga Paslon  ini harus bisa saling memberikan sumbangan pikiran untuk masyarakat. Tentu kita semua bersinergi untuk itu. Untuk masyarakat Kepri kami minta doa restu,” kata Soerya.

“Saudara-saudariku masyarakat Kepri, Pilkada bukan buat kita terpecah. Kami sifatnya melanjutkan. Jika kami masih ada kekurangannya kami minta maaf. Saya jadi gubernur definitif hanya 3 bulan. Tapi jika kami terpilih kami akan meningkatkan yang masih kurang dan memberikan yang terbaik,” tegas Isdianto.

“Pilkada tidak boleh buat masyarakat terpecah dan terpolarisasi. Merosotnya ekonomi akibat pandemi jangan buat kita patah semangat. Bagi kami Pilkada ini adalah panggilan nurani untuk menjawabi semua permasalahan di Kepri,” timpal Ansar. (hsu/bob/dra/blt/tom)

Sumber: Tribun Batam
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved