Breaking News:

Apindo Miris Warga Batam Remehkan Covid, Acuh Protokol Kesehatan Kasus Corona Terus Tambah

Walau data terus menunjukkan angka penyebaran Covid-19 meningkat, sebaliknya masyarakat terlihat makin jarang menerapkan protokol kesehatan

Instagram/kompas.com
Apindo Miris Warga Batam Remehkan Covid, Acuh Protokol Kesehatan Kasus Corona Terus Tambah. Foto ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id - Apindo Miris Warga Batam Remehkan Covid, Acuh Protokol Kesehatan Kasus Corona Terus Tambah.

Desember 2020, hampir genap setahun pandemi virus corona meneror Batam.

Awal-awal kemunculannya pada medio April-Mei 2020, ketakutan warta sangat kentara saat itu.

Tiada hari tanpa masker, jalanan sepi; masyarakat cari aman dengan berdiam diri di rumah.

Kondisi itu berubah. Janji pemerintah serta klaim sejumlah pihak soal vaksin dan penanganan Covid-19 yang ambigu seakan membuat masyarakat makin acuh corona.

Baca juga: RSKI Covid-19 Galang Pulangkan 2 Pasien Corona, 336 Pasien Masih Berjuang Sembuh

Baca juga: Covid-19 di Bintan Sudah 320 Kasus, Kadinkes Ungkap Penambahan 5 Pasien Baru Positif Corona

Walau data terus menunjukkan angka penyebaran Covid-19 meningkat, sebaliknya masyarakat terlihat makin jarang menerapkan protokol kesehatan.

Sebagai contoh, banyaknya warga tak memakai masker di jalanan dan makin seringnya aktivitas berkumpul warga.

Ilustrasi pemakaman jenazah Covid-19
Ilustrasi pemakaman jenazah Covid-19 (Tribunnews/Irwan Rismawan)

Melihat fenomena ini Apindo mendesak pemda dan aparat tegas mengawasi masyarakat untuk bermasker dan mengutamakan protokol kesehatan.

"Kita sudah punya Perda kenapa tidak diawasi dengan ketat lewat razia-razia dan mengenakan denda tegas kepada pelanggar?

Masyarakat harus dipaksa untuk sadar, kalau tidak penyebaran Covid susah terkendali," kata Ketua Apindo Kepri, Ir Cahya, baru-baru ini.

Baca juga: Pasien Positif Virus Corona di Bintan Tambah 2 Kasus, Jalani Perawatan di RSAL Tanjungpinang

Selama ini, Apindo sudah mendistribusi lebih kurang 2,5 juta masker ke masyarakat.

Dengan demikian ia mengatakan tidak alasan masyarakat mengaku tak punya masker.

"Setiap hari kami masih berbagi 1.000 nasi bungkus tanpa henti untuk masyarakat yang membutuhkan sambil berbagi masker bagi yang belum punya.

Kami prihatin selama ini masyarakat kita masih meremehkan Covid-19 ini.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved