BERITA PEMPROV KEPRI
Banjir di Anambas, Gubernur Kepri Isdianto Minta BPBD Gerak Cepat, Minta Warga Waspada
Terkait banjir di Anambas, Gubernur Kepri Isdianto mendapat laporan dari BPBD jika ada 310 KK yang terkena musibah banjir.
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
Ia membeberkan dari hasil survei di lapangan jumlah warga yang sudah di data sebagian ada dua lokasi yang terjadi longsor.
Hujan deras diketahui mengguyur wilayah Anambas Minggu (20/12). Kondisi ini tidak hanya berdampak pada banjir di sejumlah lokasi di Pulau Siantan, namun juga tanah longsor yang menyebabkan kerusakan infrastruktur.
"Di Kelurahan Tarempa 1 rusak ringan dan 6 unit rumah rusak sedang. Desa Tarempa Selatan ada 3 unit rumah rusak ringan, 4 rusak sedang dan 2 rusak berat.
Itu di Desa Pesisir Timur dan Batu Tambun, kita kemarin sudah melakukan pembersihan di lokasi longsor," ungkap Plt Kepala BPBD Anambas, Yohan Bahtera Adam, Selasa (22/12/2020).
Selanjutnya tim BPBD Kepulauan Anambas hari ini akan melakukan pembersihan longsor di Desa Temburun. Akibatnya akses jalan tertutup.
Adapun total rumah yang terdampak banjir bandang di Kelurahan Tarempa ada sekitar 271 kepala keluarga (KK), Tarempa Selatan sebanyak 39 Kepala Keluarga (KK).
Sejauh ini tidak ditemukan adanya korban jiwa akibat banjir bandang yang terjadi pada Minggu (20/12/2020) kemarin.
"Kami akan mensurvei kembali dengan Dinas PU untuk meninjau masing-masing rumah tingkat kerusakannya," sebutnya.
Korban jiwa Alhamdulilah tidak ada. Cuma dulu di tahun 2018 ada korban jiwa karena banjir bandang ini juga 1 orang, itu tertimpa bangunan awalnya kita pikir dia hanyut," bebernya.
Mengantisipasi keadaan La Nina yang diprediksi akan terjadi hingga Januari 2021, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas III Tarempa terus berkoordinasi dengan BPBD Kepulauan Anambas terkait kondisi cuaca.
"Sejak bulan lalu dari BMKG sendiri sudah memberi warning kepada pemerintah daerah, bahwa memang akan terjadi hujan lebat, itu kami selalu koordinasi dengan BMKG," katanya.
Jadi Sorotan PLN UP3 Tanjungpinang
Banjir di Anambas jadi sorotan PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tanjungpinang.
Mengantisipasi bahaya listrik bagi masyarakat yang berada di sekitar instalasi dan jaringan, mereka memutuskan untuk memadamkan listrik di sejumlah wilayah yang terendam banjir dan longsor akibat tingginya curah hujan di Anambas, khususnya di Kecamatan Siantan.
Manajer UP3 Tanjungpinang, Suharno mengatakan, ada 5 gardu listrik yang dipadamkan akibat banjir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/gubernur-kepri-soal-banjir-di-anambas.jpg)