BERITA PEMPROV KEPRI
Banjir di Anambas, Gubernur Kepri Isdianto Minta BPBD Gerak Cepat, Minta Warga Waspada
Terkait banjir di Anambas, Gubernur Kepri Isdianto mendapat laporan dari BPBD jika ada 310 KK yang terkena musibah banjir.
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
Sejumlah warga Anambas yang terdampak banjir mengeluhkan gatal-gatal setelah banjir setinggi pinggang orang dewasa melanda kawasan Tarempa, Kecamatan Siantan, Anambas pada Minggu (21/12/2020) lalu.
Derasnya air datang dari penjuru gunung dan laut yang menyatu. Kemudian membawa lumpur serta pasir ke pemukiman rumah warga.
Tingginya curah hujan di kawasan Tarempa Anambas membuat Sungai Sugi yang berada di Jalan Pattimura meluap.
Kondisi terkini, ratusan rumah warga sudah mulai dibenahi dari sisa-sisa lumpur yang masuk.
Namun sejumlah warga mengeluhkan gatal-gatal pascaair banjir surut.
"Bukan main gatalnya, tidak bisa tidur semalam. Air bersih mati, Bagaimana mau mandi? Badan rasanya gatal sekali," ujar Dini, yang rumahnya ikut terendam banjir, Senin (21/12/2020).
Hal yang sama juga dialami Rita, ia dan keluarganya terpaksa harus mencari air untuk membersihkan diri mereka agar gatal-gatal di badan sedikit mereda.
"Kami cari sumber air, karena mau beli air galon malamkan sudah tutup. Akhirnya dapat air, langsung dipanaskan biar gatal-gatal ini hilang," ucap Rita.(TribunBatam.id/Endra Kaputra/Rahma Tika)
Baca juga berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/gubernur-kepri-soal-banjir-di-anambas.jpg)