BERITA PEMPROV KEPRI
Banjir di Anambas, Gubernur Kepri Isdianto Minta BPBD Gerak Cepat, Minta Warga Waspada
Terkait banjir di Anambas, Gubernur Kepri Isdianto mendapat laporan dari BPBD jika ada 310 KK yang terkena musibah banjir.
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
Selain itu, terdapat 3 gardu listrik terkena longsor yang berada di Kelurahan Tarempa dan Desa Pesisir Timur Kecamatan Siantan.
Kondisi ini menyebabkan sekitar 700 pelanggan mengalami padam listrik.
“Demi menjaga keselamatan manusia dan makhluk hidup lainnya dari bahaya arus listrik, kami melakukan pemadaman sementara di sejumlah wilayah terdampak banjir hingga kondisi listriknya benar-benar siap dan aman untuk dinyalakan,” ujar Suharno, Selasa (22/12/2020).
PLN terus memonitor perkembangan dan berupaya untuk melayani masyarakat dengan cara melakukan pemulihan aliran secara bertahap apabila hujan dan banjir sudah mulai reda.
PLN juga menyerukan imbauan kepada masyarakat yang wilayahnya masih tergenang air agar mematikan aliran listrik di bangunan/rumah dengan cara meng OFF kan Meter Circuit Breaker (MCB).
Selain itu mencabut seluruh peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak.
Kemudian menaikkan alat elektronik ke tempat yang lebih tinggi dan aman, serta segera hubungi Contact Center 123, atau melalui aplikasi PLN Mobile.
Bisa juga mendatangi Kantor PLN Terdekat meminta untuk dipadamkan.
"Beberapa lokasi yang sudah mulai reda dan surut kondisi listriknya sudah menyala secara bertahap.
Khusus bagi jaringan yang rusak petugas PLN akan bekerja siang malam untuk melakukan perbaikan," sebutnya.
Apabila banjir telah surut, pastikan semua alat elektronik dan jaringan listrik dalam keadaan kering. PLN juga memastikan semua jaringan distribusi listrik dalam keadaan kering dan aman untuk dipergunakan menyalurkan energi listrik.
Selain itu, PLN juga mengimbau wilayah yang masih mengalami pemadaman agar behati-hati dalam menggunakan genset.
Menurutnya, bisa jadi masyarakat sangat ingin menyalakan listrik, karena listrik PLN belum aman untuk dinyalakan.
"Warga menggunakan genset karena merasa rumahnya sudah aman dari banjir. Padahal instalasi listriknya masih belum aman, ini juga harus diperhatikan, karena berpotensi tersengat aliran listrik," terangnya.
Warga Mulai Keluhkan Gatal-Gatal
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/gubernur-kepri-soal-banjir-di-anambas.jpg)