Breaking News:

PIKADA KEPRI

KPU Kepri Pakai Pengacara KPU RI, Hadapi Gugatan Pilkada Kepri Tim INSANI ke MK

KPU Kepri menunggu jadwal sidang guatan Pilkada Kepri yang sebelumnya didaftarkan Tim INSANI ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Endra Kaputra
KPU Kepri Pakai Pengacara KPU RI Hadapi Gugatan Pilkada Kepri yang dilayangkan Tim INSANI ke MK. Komisioner KPU Kepri, Widyono Agung pun, menunggu jadwal sidang gugatan tersebut. 

TB : Apakah bang sudah tau tim Insani memakai jasa Kuasa hukum terhandal di Negeri ini?

S : Oh iya siap-siap, kami tidak perlu yang hebat-hebat cukup kita-kita saja karena aturan pengacara di MK.

KPU TANJUNGPINANG - KPU Tanjungpinang akhirnya menyelesaikan rapat pleno penghitungan suara Pilkada Kepri tingkat kota di CK Hotel Tanjungpinang, Rabu (16/12).
KPU TANJUNGPINANG - KPU Tanjungpinang akhirnya menyelesaikan rapat pleno penghitungan suara Pilkada Kepri tingkat kota di CK Hotel Tanjungpinang, Rabu (16/12). (TribunBatam.id/Istimewa)

TB : Bagaimana reaksi tim setelah mendengar nama pengacara ini, ( Yusril Ihza Mahendra) apakah ada komentar bang?

S : Kami tentu selalu siap, karena yang penting begini, apakah itu pengacara kondang, ataupun pengacara dari mana intinya, gugatan tersebut harus dilengkapi dengan bukti-bukti yang kuat, karena pihak-pihak Insani yang mengajukan permohonan ini.

Kami hanya menyiapkan berkas yakni form C1 di tingkat TPS, karena yang digugat itu adalah KPUD maka kami hanya sebagai pendamping saja.

Terpulang kepada KPUD kira-kira alat buktinya cukup atau tidak.

Kalaupun tidak cukup bukti maka, kami lengkapi dengan alat bukti yang kami peroleh dari saksi-saksi Aman dilapangan.

TB : Untuk menghadapi pengacara, kira-kira dari Aman siapa yang akan dipakai untuk menghadapi pengacara handal dari Insani ini?

S : Kami tidak perlu pengacara handal, yang pentingkan alat bukti yang meyakinkan kita bahwa kita sesuai dengan hukum acara di MK berdasarkan peraturan MK nomor 6 tahun 2020 sudah ada batasannya.

PILKADA KEPRI - Konferensi Pers Pilkada Kepri Tim Pemenangan Insani di Posko Pemenangan Insani, Dataran Engku Hamidah, Batam Center, Kamis (10/12/2020).
PILKADA KEPRI - Konferensi Pers Pilkada Kepri Tim Pemenangan Insani di Posko Pemenangan Insani, Dataran Engku Hamidah, Batam Center, Kamis (10/12/2020). (TribunBatam.id/Hening Sekar Utami)

Jumlah penduduk Kepri saja sudah lebih dari 2 juta berdasarkan data DPS, maka yang bisa dimohonkan itu adalah paling banyak satu setengah persen atau sekitar 11.100 suara sedangkan aman sudah memperoleh selisih suara dengan Insani sebanyak 28.393 suara, jadi dasarnya apa untuk melakukan gugatan.nMK sendiri sudah membatasi itu, jadi kita tunggu saja.

TB : Bang sempat katakan untuk menghadapi gugatan Insani cukup tim dari Aman memakai kuasa hukum dari kantor saja, mengapa bang bisa berkata demikian?

S : Karena saya sehari-hari selalu mendampingi pak Ansar kemana saja beliau pergi, sehingga pada saat pencoblosan itu kita pantau dan kita secara langsung mengatur saksi- saksi yang ada di lapangan.
Hal ini kami lakukan dari pagi hingga malam hari sehingga kita sudah mempunyai banyak alat bukti termasuk di pulau-pulau.

TB : Seberapa besar tim Aman meyakini bisa memenangkan gugatan di MK, kemudian kenapa begitu yakin dengan hal tersebut?

S : Kita selalu yakin menang karena MK sudah mengeluarkan peraturan, untuk hukum beracara terhadap pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota semua sudah di atur di dalam peraturan nomor 6 tahun 2020, yang mana perkara itu hanya selisih perolehan suara. Tidak hanya itu ambang batasnyapun sudah ditentukan.

TB : Apakah Aman bersedia menerima keputusan MK termasuk menganulir kemenangan Aman?

S : Ya kita dulu, dari mana jalur hukumnya Karena MK sendrikan sudah ada hukum beracaranya.
Apakah dengan adanya dalil-dalil hukum yang akan diajukan oleh pasangan Insani, ya kita liat saja perkembangannya.

TB : Sebelum saya tutup saya persilahkan bang untuk memberikan sedikit closing statement.

S: Kami selaku tim kuasa hukum Paslon Aman, pada prinsipnya kami selalu siap dalam menghadapi permohonan gugatan di MK.
Kami siap menunggu saja, karena itu adalah jalur hukum yang ditempuh baik pihak-pihak yang merasa tidak puas dengan hasil Pilkada.

Diakhir ombrolan Sarafuddin Aluan mengajak semua pihak agar mari kita ikuti proses hukum ini dengan baik, kita serahkan semua kepada mekanisme hukum. (TRIBUNBATAM.id/Endra Kaputra/Ronnye Lodo Laleng).

Baca juga berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved