Kamis, 11 Juni 2026

Lahan Kuburan Menipis di Batam, Wali Kota Langsung Minta Cari Lokasi Baru

Muhammad Rudi  mengakui beberapa permakaman yang ada saat ini sudah hampir penuh dan mengusulkan adanya lahan baru untuk lokasi pemakaman baru

Tayang:
Tribun Pekanbaru/Budi Rahmat
Lahan Kuburan Menipis di Batam, Wali Kota Langsung Minta Cari Lokasi Baru. Ilustrasi penggali kubur 

TRIBUNBATAM.id - Perkembangan Batam yang kian pesat dibarengi tingginya pemakaian lahan untuk pembangunan, tak dibarengi dengan ketersediaan lahan yang memadai untuk lokasi pemakaman.

Saat ini, lahan pemakanan di Batam minim yang membuat pemko harus memutar otak menyiapkan lahan baru.

Biar tahu saja, Wali Kota Batam ex-Officio Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi  pun mengakui beberapa permakaman yang ada saat ini sudah hampir penuh.

Ia pun menyatakan penambahan lahan permakaman di Batam sangat penting.

Baca juga: Banjir Tangis di Pemakaman Bripka Anina, Polwan Berhati Mulia Ini Pertaruhkan Nyawa untuk 2 Adiknya

Baca juga: Sejumlah Kejanggalan Pacar Editor Metro TV, Bikin Video di Pemakaman Hingga Tersenyum di TKP

Saat ini, tim pemko sedang mencari lahan yang akan dijadikan sebagai kompleks pemakaman baru ke depan.

Kuburan di TPU Sei Temiang Batam terendam banjir akibat diguyur hujan, Jumat (24/4/2020).
Kuburan di TPU Sei Temiang Batam terendam banjir akibat diguyur hujan, Jumat (24/4/2020). (TRIBUNBATAM.id/BERES LUMBANTOBING)

"Untuk mengantisipasi kekurangan lahan makam di Batam, saya sudah instruksikan ke Direktur Lahan BP Batam, Ilham Eka Hartawan," ujar Rudi, Senin (28/12/2020).

Disampaikan Rudi, kalau lokasi baru untuk permakaman itu sudah dapat nantinya, maka langsung diserahkan ke Pemerintah Daerah.

Baca juga: Tahun Ini Kurang, Dinsos Batam Anggarkan Biaya Pemakaman untuk 30 Mayat Mr X untuk 2021

Baca juga: JUMLAH Mayat Mr X di Batam Naik Sepanjang 2020, Dinsos Sampai Kehabisan Dana Bantuan Pemakaman 

Baca juga: Kisah Nyata, Pelayat Dibuat Kalang Kabut, Pria Korban Kecelakaan Datangi Pemakamannya Sendiri

Sementara beberapa lokasi yang sudah diajukan dan belum mendapat legalitas akan terus diproses.

Beberapa lokasi yang diajukan Pemko Batam berada di hutan lindung.

Foto ilustrasi jumlah kematian global akibat virus Corona melampaui 1 juta kasus
Foto ilustrasi jumlah kematian global akibat virus Corona melampaui 1 juta kasus (AFP)

Lahan permakaman itu tidak untuk agama tertentu saja, namun untuk semua agama akan diakomodir agar tersedia lahan yang luas dan mampu melayani dan pemerintah bisa menyediakan lahan permakaman ini.

"Doakan semoga cepat tersedia dan masyarakat tidak khawatir terkait ketersediaan lahan khusus permakaman ini," bebernya.

Baca juga: Mayat Korban Pembunuhan Duduk di Pintu Gereja, Semua Tertipu Mengira Staf Pemakaman

Baca juga: Prosesi Pemakaman Ricky Yacobi Diselimuti Hujan, Para Peziarah Tetap Khusyuk Panjatkan Doa

Baca juga: Mengapa Sekda DKI Saefullah Tidak Dimakamkan di Pemakaman Khusus Covid-19? Ini Alasannya

Seperti diketahui sebelumnya, beberapa lahan tempat pemakaman umum atau TPU di Sei Temiang, dan beberapa lainnya nyaris penuh.

Meski begitu, masih terdapat lahan lain seperti hutan lindung.

Hanya saja, perlu pengajuan ke kementerian terkait untuk dibuat kebijakan agar lahan itu bisa dijadikan sebagai TPU.

Ilustrasi penggali kubur
Ilustrasi penggali kubur (Kolase Twitter @danaiswara)

Pemko koordinasi dengan BP Batam

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved