Breaking News:

HUBUNGAN TERLARANG

China Tembak Mati Pejabatnya yang Lakukan Korupsi dan Hubungan Terlarang, Langsung Dieksekusi

Dilansir AFP melalui MSN, mantan bankir tersebut dituduh menerima suap senilai USD 260 juta atau sekitar Rp 3,6 triliun dengan kurs saat ini. 

Editor: Eko Setiawan
Topseventh
ilustrasi hukuman mati 

TRIBUNBATAM.id | China - Pemerintah China memang tidak memberikan celah bagi rakyatnya melakukan korupsi untuk memperkaya diri sendiri. 

Diketahui, China barusaja melakukan hukuman mati kepada seorang pejabat Bankir denga tuduhan korupsi dan perselingkuhan.

Bahkan dari hasil hubungan terlarang tersebut, dia mempunyai seorang anak.

China pada Jumat (29/1/2021) mengeksekusi mati seorang mantan bankir top karena kasus suap dan bigami.

Dilansir AFP melalui MSN, mantan bankir tersebut dituduh menerima suap senilai USD 260 juta atau sekitar Rp 3,6 triliun dengan kurs saat ini. 

Baca juga: Sidang MK Pilkada Karimun, Tim Iskandarsyah - Anwar Minta Diskualifikasi Petahana Karimun

Baca juga: Pajak Jualan Pulsa, Kartu Perdana, dan Token Listrik Bikin Harga Mahal? Ini Penjelasan Pejabat Pajak

Baca juga: Kenali 7 Jenis Ciuman dan Makna-makna Dibaliknya

Selain itu, menurut laporan saluran TV China CCTV, dia juga bersalah karena melakukan bigami.

Bigami adalah melakukan hubungan layaknya suami istri dengan seseorang yang masih berumah tangga sah dengan orang lain.

Sementara menurut KBBI, bigami diartikan seseorang memiliki dua istri atau dua suami.

Lai Xiaomin, mantan ketua Huarong, salah satu perusahaan manajemen aset terbesar di China dihukum mati oleh pengadilan di Tianjin, lapor CCTV.

Xiaomin dinyatakan bersalah karena tindakannya berdampak kepada banyak orang.

ilustrasi hukuman mati
ilustrasi hukuman mati (http://gbcghana.com)
Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved