Breaking News:

Aksi Busuk Mahasiswi Kelabui Oranngtuanya, Kirim Video Sedang Disekap dan Minta Tebusan Rp 60 Juta

Aksi busuk untuk mengelabui orang tuany agar mendapatkan uang Rp 60 juta agar bisa membayar semua utangnya.

Editor: Eko Setiawan
KOMPAS.com
ilustrasi perempuan yang disekap, ternyata itu hanya rekayasa korban agar orang tuanya memberikan uang Rp 60 juta untuk menebus utangnya 

TRIBUNBATAM.id |KARAWANG - Seorang mahasiswi yang terlilut hutang melakukan aksi nekat untuk mengelabui orang tuanya.

Aksi busuk untuk mengelabui orang tuany agar mendapatkan uang Rp 60 juta agar bisa membayar semua utangnya.

Sang mahasiswi ini bahkan sempat mengirimkan video dirinya sedang menangis dan meminta tebusan.

Karena panik orangtua korban kemudian membuat laporan ke Polisi.

Setelah melakukan pelacakan, ternyata sang anak berada di kamar kosnya.

Disanalah terbukti kalau pelaku melakukan rekayasa.

Aksi busuk tersebutb dilakukan agar sang mahasiswi bisa melunasi biaya semester dan utang selama ini.

Baca juga: Zulkifli Berjuang Demi Ibu di Tengah Kerasnya Hidup di Batam, Jual Kacang hingga Koran

Baca juga: Jauh Lebih Nikmat, Begini Resep Ikan Bawal Sambal! Selamat Mencoba di Rumah Anda

Baca juga: Mobil Bekas Toyota Alphard Dibandrol Mulai Rp 150 Juta, Cek Daftar Harga Lainnya di Sini

Sekenario Licik Mahasiswi Sekar Ayu Damayanti untuk Dapatkan Duit Rp 60 Juta, Bikin Panik Ortu

Miris, seorang mahasiswi Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) Sekar Ayu Damayanti, (24), nekat merancang skenario liciknya penculikan dirinya.

Tujuannya Sekar Ayu Damayanti ingin mendapatkan uang Rp 60 juta dari orangtuanya untuk menutupi utang-utang dan uang kuliahnya.

Namun skenario licik Sekar Ayu Damayanti  yang sempat membuat orangtuanya panik hingga melapor ke polisi, akhirnya terbongkar.

"Butuh uang untuk bayar utang pribadi," kata Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Oliestha Ageng Wicaksana saat dihubungi, Minggu (31/1/2021).

Kronologi rekayasa penculikan 

Diceritakan Oliestha, rekayasa penculikan yang dilakukan Sekar Ayu Damayanti berawal saat ia meminta izin kepada orangtuanya untuk memperbaiki M-Banking ke Bank BRI Sukatani, Kabupaten Bekasi, pada Jumat (29/1/2021) sekitar pukul 13.00 WIB.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved