Sabtu, 9 Mei 2026

BATAM TERKINI

REMAJA yang Jadi Admin 'Esek-esek' di Batam Bakal Dijerat UU ITE dan Pornografi

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kombes Pol Arie Dharmanto mengatakan tiga orang diamankan atas kasus Pornografi termasuk dua remaja.

Tayang:
TRIBUNNEWS.com
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kombes Pol Arie Dharmanto mengatakan tiga orang diamankan atas kasus Pornografi dengan Inisial RA (14) , MZ (15) dan MP (18). Ilustrasi 

Terungkapnya kasus pornografi itu menurut Arie merupakan pengembangan kasus fotografer predator anak yang lebih dulu diungkap Ditreskrimum Polda Kepri beberapa waktu lalu.

Member akun pornografi ketiga pornografi terbilang cukup banyak. Arie menyatakan ketiga pelaku yakni RA, MZ, dan MP saling kenal dengan fotografer Predator anak.

"Mereka saling kenal melalui media sosial," ujarnya.

Baca juga: Tiga Oknum Pelajar Dibekuk Polda Kepri, Kelola Admin Esek-Esek, Jaringan Predator Anak Batam

Dirkrimum Polda Kepri itu menyatakan prihatin dengan pengungkapan kasus tersebut, pasalnya sebagian pelaku masih di bawah umur.

"Puluhan anak bawah umur diduga menjadi korban pornografi anak dalam komunitas cabul ini, dan mirisnya saat penyidik sedang berjuang untuk memperhatikan hak anak, namun banyak juga anak di bawah umur yang berhadapan dengan hukum," ungkapnya.

Arie juga berharap agar pengawasan pergaulan anak lebih diperhatikan agar kasus seperti ini tidak terulang kembali.

"Peran orang sangat penting untuk meminimalisir kasus seperti ini," ujarnya.

Arie mengatakan kasus admin Pornografi ini masih dalam penyelidikan dan pengembangan.

Pihaknya juga terus mengumpulkan bukti dan keterangan para tersangka untuk melengkapi berita acara pemeriksaan.

Arie Dharmanto mengatakan pengungkapan kasus tersebut dari kasus fotografer Predator anak yang beberapa waktu lalu diungkap pihaknya.

Arie mengatakan bahwa ketiga pelaku yakni Inisial RA (14) , MZ ( 15) dan MP (18) membuat Grup Whatsapp dan menyebar konten pornografi di dalam grup tersebut.

"Mereka (pelaku) membuat grup, dan menyebar foto dan vidio porno dan beberapa vidio anak- anak. Vidio dan gambar berbau pornografi itu diunduh para pelaku dari internet dan disebarkan dalam grup Whatsapp,” katanya.

"Apakah ada vidio yang dibuat sendiri atau gambar masih kita dalami," ujarnya.

Arie mengatakan dengan pengungkapan kasus ini menjadi sebuah perhatian bersama seluruh orang tua untuk melakukan pengawasan pergaulan anak.

"Karena dua pelaku lainnya merupakan anak dibawah umur," sebutnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved