Kamis, 11 Juni 2026

Tokoh DEMOKRAT Sentil MOELDOKO: Jenderal Kudeta Mayor, Gagal Pula! Hanya Jual Nama

Isu pengambilalihan kepemimpinan atau kudeta di Partai Demokrat diibaratkan pertarungan antara seorang jenderal yang ingin mengudeta seorang mayor

Tayang:
Twitter SBY, @SBYudhoyono
Tokoh Demokrat Sentil Moeldoko: Jenderal Kudeta Mayor, Gagal Pula! Andi Mallarangeng Sebut Hanya Jual Nama. Foto Ilustrasi Presiden SBY saat memberi ucapan selamat usai lantik Jenderal Moeldoko sebagai Panglima TNI pada 30 Agustus 2013 

TRIBUNBATAM.id - Tokoh Demokrat Sentil Moeldoko: Jenderal Kudeta Mayor, Gagal Pula! Hanya Jual Nama.

Upaya makar Partai Demokrat mencuat satu pekan belakang.

Nama mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko yang kini jadi Kepala Staf Kepresidenan terseret.

Moeldoko dituduh Partai Demokrat sebagai sosok yang inging merebut kursi Ketua Umum Partai,

dari tangan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Dituduh Terlibat Kudeta Demokrat, Kiprah Marzuki Alie Tak Main-main, Eks Ketua DPR RI

Moeldoko Diisukan Pernah Tawar Kursi Nomor 1 di Demokrat ke SBY, Andi Mallarangeng: Masa Lupa?

Polemik Kudeta Partai Demokrat, Syarief Hasan Sayangkan Jokowi Tak Balas Surat AHY

Presiden SBY saat memberi ucapan selamat usai lantik Jenderal Moeldoko sebagai Panglima TNI pada 30 Agustus 2013
Presiden SBY saat memberi ucapan selamat usai lantik Jenderal Moeldoko sebagai Panglima TNI pada 30 Agustus 2013 (Twitter SBY, @SBYudhoyono)

Sementara itu Sekretaris Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat Andi Mallarangeng seperti mengejek sosok Moeldoko.

Ia menyatakan ada anggapan isu pengambilalihan kepemimpinan di partainya merupakan pertarungan antara seorang jenderal yang ingin mengudeta mayor.

AHY Diminta Jangan Cengeng Terkait Isu Pengambilan Paksa Partai Demokrat Oleh Orang Dekat Jokowi

Selain Moeldoko, Inilah 5 Nama yang Disebut Terlibat Kudeta Partai Demokrat

Seperti diketahui, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko adalah seorang pensiunan TNI berpangkat jenderal.

Sedangkan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninggalkan dinas militer saat berpangkat mayor.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat ditemui di sela-sela acara halalbihalal, di rumah dinas Wakil Presiden Jusuf Kalla, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/6/2018)
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat ditemui di sela-sela acara halalbihalal, di rumah dinas Wakil Presiden Jusuf Kalla, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/6/2018) (KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)

"Katanya begini, kalau di Myanmar itu jenderal kudeta presiden dan menteri-menteri.

Kalau di sini ada jenderal mau kudeta mayor, gagal pula," kata Andi dalam sebuah diskusi yang disiarkan akun Youtube Radio Smart FM, Sabtu (6/2/2021).

Andi menuturkan, upaya kudeta itu gagal setelah kader-kader Partai Demokrat yang ditemui Moeldoko di sebuah hotel langsung melapor kepada AHY pada keesokan harinya.

Sepak Terjang Nazaruddin: Buat Malu Partai Demokrat, Terlilit Korupsi Kini di Pusaran Isu Kudeta !

Ferdinand Hutahaean Ungkap Fakta Baru Isu Kudeta AHY di Demokrat: Sudah Sejak Dulu

Menurut Andi, para kader itu melaporkan bahwa dalam pertemuan tersebut,

Moeldoko menyatakan siap menjadi ketua umum.

Moeldoko juga disebut tengah mempersiapkan 360 DPC dan DPR agar bisa menggelar kongres luar biasa (KLB).

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (INSTAGRAM @agusyudhoyono)
Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved