LINGGA TERKINI
Vaksinasi Covid-19 di Lingga Sudah Berjalan, 92 Batal Disuntik
Pelaksaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Lingga yang dimulai sejak Senin (1/2/2021) lalu sampai Sabtu (6/2) berjalan dengan lancar.
Penulis: Febriyuanda | Editor: Agus Tri Harsanto
LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Pelaksaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Lingga yang dimulai sejak Senin (1/2/2021) lalu sampai Sabtu (6/2) berjalan dengan lancar.
Data dari Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), pada 6 Februari Lingga telah mencapai sebanyak 88,3 persen penerima vaksin, yakni 835 orang yang telah dilakukan vaksin, dengan 92 batal vaksin untuk dosis tahap 1.
Sejauh ini, Kabupaten Lingga merupakan wilayah dengan pencapaian persentase tertinggi se-Kepri untuk dosis tahap I.
Rinciannya yakni Untuk Kota Tanjungpinang sebesar 78,4 persen, Kota Batam sebesar 73,3 persen, Kabupaten Bintan sebesar 81,4 persen dan Kabupaten Karimun sebesar 85,6 persen.
Selanjutnya, Kabupaten Natuna sebesar 68 persen dan Kabupaten Kepulauan Anambas sebesar 59,5 persen.
"Data belum fix karena hari ini terakhir perhitungan tahap 1 termin 2," ujar Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinkes PPKB Kabupaten Lingga, Melyanti kepada TRIBUNBATAM.id, Minggu (7/2/21).
• Pemkab Lingga Gusar, Muncul Kabar Hoaks Meninggalnya Kadis Pertanian Siswadi
Adapun sasaran Tenaga Kesehatan (Nakes) yang tidak bisa divaksinasi, karena memiliki penyakit komorbid, penyintas Covid-19, ibu menyusui dan kondisi lainnya sesuai hasil skrining dari tim medis atau Vaksinator.
Melihat keberhasilan program vaksinasi di Kabupaten Lingga, Melyanti mewakili pihaknya merasa sangat berterimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung program nasional ini.
"Dari Bupati Lingga, Pemda, Instansi Vertikal, hingga ke pihak swasta yang membantu dan mendampingi kami dalam proses pendistribusian 15 fasilitas kesehatan yang mempunyai sasaran tenaga kesehatan," jelas Melyanti.
Ia mengungkapkan, bahwa proses pendistribusian Vaksin Covid-19 tersebut terbilang tidak mudah, dimana sebagian besar Lingga terdiri dari pulau-pulau yang tidak dekat, dengan cuaca dan gelombang laut yg besar.
"Dimana kami juga disitu harus mamastikan suhu vaksin tetap terjaga normal hingga ketempat tujuan," ungkapnya.
Melyanti kemudian, juga berterimakasih kepada seluruh Direktur dan Kepala Puskesmas, yang telah antusias berusaha agar semua Nakes mendapatkan hak sekaligus kewajiban divaksin Covid-19.
"Dan yang paling kami sangat kami banggakan dan ucapkan terimakasih kepada semua tim vaksinasi Covid-19 yang tak turun semangat, dalam waktu lebih kurang 6 hari kami harus mengejar target sasaran yang harus divaksin," ungkapnya lagi.
Ia menerangkan, bahwa proses itu dilakukan tidak mudah, karena ada tahapan-tahapan yang harus dilewati, terutama untuk penerima vaksin harus lulus di meja 2, yakni screening.
"Karena kalau tidak lulus, harus ditunda atau dibatalkan sebagai penerima, karena suatu keadaan," terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/vaksin-di-lingga-1.jpg)