Kamis, 11 Juni 2026

Nyali Xi Jinping Ciut, CHINA Dikepung, Panik Minta Kawan Negara ASEAN di Laut China Selatan

China yang pongah di Laut China Selatan mendadak minta berteman, nyali China ciut setelah armada tempur Amerika Serikat dan sekutu bersatu

Tayang:
afp
Nyali Xi Jinping Ciut, CHINA Dikepung, Panik Minta Kawan Negara ASEAN di Laut China Selatan. Presiden China Xi Jinping 

dan bekerja sama dengan negara-negara di kawasan untuk secara tegas menjaga perdamaian dan stabilitas di Laut China Selatan."

CHINA Memang Kuat, Tapi Tak Bisa Kalahkan Amerika di Laut China Selatan, Joe Biden Punya Triknya !

Hubungan China dan Vietnam sejatinya tidak terlalu harmonis.

Ini menyusul sengketa kedua negara atas Kepualauan Paracel yang berada di Laut China Selatan.

China menyebutnya dengan nama Kepulauan Xisha.

Situasi sempat memanas lantaran China tahun lalu beberapa kali menggelar latihan militer di dekat Kepulauan Paracel.

Pada Agustus 2020, Vietnam menyatakan, kehadiran pembom China di Kepulauan Paracel membahayakan perdamaian.

ILUSTRASI. Kapal induk dan kapal perang AS di Laut China Selatan.
ILUSTRASI. Kapal induk dan kapal perang AS di Laut China Selatan. ((U.S. Navy photo by Mass Communication Specialist 3rd Class Brandon Richardson))

Lalu pada Oktober tahun lalu, Vietnam mengatakan, latihan militer yang China lakukan saat itu di Laut China Selatan,

termasuk dekat Kepulauan Paracel bisa mempersulit upaya untuk memulai kembali pembicaraan tentang etika perilaku (COC).

"Dimulainya kembali perundingan COC setelah jeda cukup lama karena pandemi menjadi prioritas negara-negara ASEAN dan China," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Vietnam Le Thi Thu Hang, Oktober lalu, seperti dikutip Reuters.

Saat Negara Lain Sibuk Atasi Pandemi Covid-19, China Beri Nama 80 Pulau di Laut China Selatan

China Mati-matian Pertahankan Laut China Selatan, Ternyata Simpan Harta yang Menggiurkan

Mengintip Pangkalan Militer China di Laut China Selatan, Sulit Ditandingi Negara di Asia Tenggara

Vietnam, menurut Hang, menjadikan perundingan tersebut sebagai prioritas dan "berharap menyelesaikan COC dengan cara yang efektif dan komprehensif", sejalan dengan hukum internasional.

Namun, Hang menambahkan, Vietnam menuntut China menghormati kedaulatannya dan tidak mengulangi latihan semacam itu di Kepulauan Paracel.

.

.

.

Baca berita menarik TRIBUNBATAM.id lainnya di Google

SUMBER: INTISARI

(*)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved