VIRUS CORONA DI BINTAN
Corona di Bintan Serang Ponpes Lagi, Lima Positif Masih Satu Klaster, Rerata Bergejala
Kadinkes Bintan dr Gama AF Isnaeni membenarkan ada penambahan tujuh pasien baru Covid-19. Lima di antaranya masih klaster Ponpes Mambaus Sholihin
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Corona di Bintan Serang Ponpes, Lima Positif Masih Satu Klaster, Rerata Bergejala.
Tim Gugus Tugas Covid-19 Bintan kembali mengumumkan adanya penambahan tujuh kasus baru Covid-19.
Lima di antara pasien covid-19 itu masih klaster Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaus Sholihin Tanjunguban.
Sedangkan dua kasus lainnya, masing-masing satu kasus merupakan warga Gunung Kijang dan satu kasus lagi warga Seri Kuala Lobam.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan, dr Gama AF Isnaeni membenarkan adanya penambahan kasus baru Covid-19 pada 15 Februari 2021 di Bintan.
Baca juga: 29 Pasien Covid-19 Sembuh Dipulangkan, Tingkat Kesembuhan Pasien Corona di Batam Meningkat
Baca juga: Hampir Semua Nakes di Karimun Sudah Disuntik Vaksin Corona
"Ya benar, ada penambahan kasus baru Covid-19 lagi di Bintan. Dua kasus warga Gunung Kijang dan Seri Kuala Lobam. Sementara lima kasus masih klaster dari Ponpes Mambaus Sholihin Tanjunguban," ujarnya, Senin (15/2/2021).
Adapun lima kasus Ponpes Mambaus Sholihin yakni pasien berinisial ZE (25), perempuan dengan kasus nomor 617.
Selanjutnya, kasus nomor 618, seorang perempuan berinisial AL (12). Pasien mengalami gejala batuk, pilek dan sakit tenggorokan.
Berikutnya, pasien nomor 620 berinisial RAM (14), perempuan. Punya gejala anosmia.
Kemudian, pasien nomor 621 berinisial RFD (13) dan pasien nomor 622 berinisial SKP (16). Kedua pasien ini juga mengalami gejala batuk, pilek dan anosmia.
"Saat ini kelima pasien klaster Ponpes Mambaus Sholihin ini sudah menjalani isolasi mandiri," tuturnya.
Sedangkan untuk dua pasien lagi, yakni pasien dari Kecamatan Gunung Kijang berinisial Tok, seorang laki-laki berusia 79 tahun.
"Pasien ini mengalami demam, batuk, lemas dan sesak napas. Kini sudah menjalani perawatan di RS AL TPI," terangnya.
Kemudian pasien nomor 619 seorang warga Seri Kuala Lobam berinisial Par (51).
"Pasien ini kontak erat dengan pasien inisial Sup dan sudah menjalani isolasi mandiri," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1502kadinkes-bintan-gama-af-isnaeni.jpg)